Warga Negara : Pengertian, Asas-Asas, Syarat, Dan Landasan Hukumnya Lengkap

5 (100%) 1 vote

Pengertian Warga Negara, Asas-Asas, Syarat, Dan Landasan Hukum

Pengertian Warga Negara – Secara umum warga negara adalah seluruh penduduk di suatu negara atau bangsa, yang berdasarkan pada keturunan, tempat kelahiran dan lain sebagainya. Mereka juga memiliki hak dan kewajiban penuh, sebagai seorang warga negara di negara tersebut.

Pengertian warga negara lainnya adalah semua orang yang secara hukum menjadi anggota resmi, dari suatu negara. Artinya seorang warga negara mempunyai hubungan yang kuat, antara tanah air dengan undang-undang di negaranya. Walaupun orang itu berada di luar negeri, serta terikat dengan ketentuan hukum internasional.

Seorang warga negara tidak harus selalu menjadi penduduk di negara tersebut. contohnya warga negara Indonesia yang berdomisili di luar negeri. Penduduk di suatu negara juga tidak selalu merupakan warga negara, dimana orang tersebut tinggal. Contohnya saja orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia.

Menurut Undang-Undang Tahun 1945 Pasl 26 ayat 1 tentang Kewarganegaraan, pengertian warga negara dibagi menjadi dua. Yaitu :

  1. Warga negara asli atau pribumi. Adalah penduduk asli dari suatu negara. Contohnya saja di negara Indonesia terdapat suku dayak, Jawa, Batak, Papua, Bugis, Madura, Minang, Dayak, dan etnis keturunan yang sejak lahir menjadi warga negara Indonesia.
  2. Warga negara keturunan. Yaitu suku bangsa keturunan yang bukan asli orang Indonesia. Contohnya keturunan bangsa Eropa, Arab, India, Tionghoa, dan lain sebagainya. Yang telah disahkan oleh undang-undang untuk menjadi warga negara Indonesia.
Baca Juga :  Kualitas Penduduk : Pengertian dan Faktor yang Memengaruhinya Lengkap

Pengertian Warga Negara Menurut Para Ahli

  1. Pengertian warga negara menurut A.S.Hikam adalah anggota dari suatu komunitas atau kelompok, yang membentuk negara.
  2. Pengertian warga negara menurut Koerniatmanto. S adalah anggota dari suatu negara yang memiliki kedudukan khusus, pada negaranya. Serta memiliki hubungan antara hak dan kewajibannya yang sifatnya yaitu timbal balik pada negaranya.
  3. Pengertian warga negara menurut Ko Swaw Sik adalah semua orang yang mempunya ikatan hukum dengan suatu negara tertentu.
  4. Pengertian warga negara menurut Wolhoff adalah bentuk keanggotaan dari suatu bangsa tertentu, yaitu sejumlah manusia yang mempunyai ikatan satu dengan yang lainnya. Karena memiliki kesatuan bangsa, kehidupan sosial, budaya dan kesadaran nasionalnya.
  5. Pengertian warga negara menurut  Undang-Undang No. 12 Pasal 1 angka 1 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia adalah orang-orang bangsa Indonesia yang asli, dan bangsa lain yang tinggal di Indonesia. Dan disahkan oleh undang-undang sebagai warga negara Indonesia.
  6. Pengertian warga negara menurut Graham Murdock adalah hak untuk bisa berpartisipasi secara utuh, di dalam segala pola struktur sosial, politik, dan kehidupan kultural. Dan juga untuk membantu menciptakan beberapa bentuk yang selanjutnya, sehingga dapat membesarkan berbagai ide.
  7. Pengertian warga negara menurut Daryono adalah keanggotaan dari seseorang di dalam satuan politik tertentu atau negara, yang dengannya akan membawa hak untuk bisa berpartisipasi di dalam kegiatan politik. Seseorang yang dengan keanggotan disebut sebagai warga negara.

Asas-Asas Kewaranegaraan

1. Asas Lu Sanguinis

Merupakan suatu aturan mengenai kewarganegaraan seseorang, yang berdasarkan pada keturunan atau kewarganegaraan kedua orang tuanya. Dan bukan tempat lahirnya. Pada umumnya negara menerapkan asal Lu Sanguinis ini adalah negara yang memiliki sejarah yang panjang. Berikut daftar negara tersebut :

  • Turki
  • Jerman
  • Belanda
  • Inggris
  • Tiongkok
Baca Juga :  Kuantitas dan Kualitas Penduduk Terhadap Pembangunan : Pengertian dan Dampaknya

2. Asas Lus Soli

Adalah suatu aturan tentang kewarganegaraan seseorang yang berdasarkan pada tempat kelahirannya, yang diberlakukan terbatas pada anak-anak yang sesuai dengan aturan undang-undang.

Asas ini tidak akan berlaku pada anak-anak diplomat yang dimana orang tuanya sedang bertugas, untuk misi diplomatik di negara lain. Berikut negara-negara yang menerapkan asas lus soli, diantaranya yaitu :

  • Argentina
  • Amerika Serikat
  • Brasil
  • Kanada

3. Asas Kewarganegaraan Tunggal

Adalah jenis asa yang mewajibkan setiap orang hanya boleh memiliki satu kewarganegaraan saja. contohnya bila seseorang memiliki kewarganegaraan Indonesia maka ia tak boleh menjadi warga negara lainnya.

4. Asas Kewarganegaraan Ganda Tak Terbatas

Merupakan asas yang menentukan kewarganegaraan yang ganda bagi anak-anak, yang dimana penerapannya sudah diatur di dalam undang-undang. Tetapi ketika anak itu sudah berusia 18 tahun, maka ia harus memilih satu kewarganegaraan saja.

Warga Negara Indonesia Menurut Hukum

Kewarganegaraan Indonesia sudah diatur di dalam undang-undang sebagai berikut :

  • Undang-Undang Tahun 1945 Pasal 26
  • Undang-Undang No. 3 Tahun 1946
  • Undang-Undang No. 62 Tahun 1958
  • Undang-Undang No. 3 Tahun 1976
  • Undang-Undang No. 12 Tahun 2006

Bila mengacu pada Undang-Undang No. 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, beberapa syarat menjadi warga negara Indonesia diantaranya sebagai berikut :

  1. Semua orang yang berdasarkan undang-undang RI dengan negara lainnya telah menjadi warga negara Indonesia sebelum undang-undang tersebut berlaku.
  2. Semua anak yang lahir dari pernikahan yang sah antara ayah dan ibunya yang berstatus sebagai warga negara Indonesia.
  3. Semua anak yang lahir dari pernikahan sah diantara ayahnya yang berwarga negara asing, dan ibunya yang berwarga negara Indonesia.
  4. Semua anak yang lahir dari pernikahan yang sah, antara ibu yang berstatus warga negara Indonesia dengan ayahnya yang tidak memberi hak kewarganegaraan pada anaknya.
  5. Semua anak yang lahir dari pernikahan secara sah, yang dalam tenggat waktu selama 300 hari sejak ayahnya yang berwarga negara Indonesia meninggal dunia.
  6. Anak yang lahir tanpa pernikahan yang sah dari ibunya yang berwarga negara Indonesia.
  7. Anak yang lahir tanpa pernikahan yang sah dari ibunya yang berwarga negara asing, yang dimana pengakuan kewarganegaraannya dilakukan sebelum anak itu berusia 18 tahun atau belum menikah.
  8. Anak yang lahir di wilayah Indonesia yang dimana ayah dan ibunya adalah warga negara Indonesia, dan negara tempat ia lahir tersebut tidak memberi kewarganegaraan pada anak itu.
  9. Anak dari orang tua yang permohonan kewarganegaraannya dikabulkan, tetapi orang itu meninggal dunia sebelum sempat mengucapkan janji sumpah setia.
Baca Juga :  10 Masalah dan Dampak Negatif Kependudukan di Indonesia Serta Cara Mengatasinya

Demikian pembahasan mengenai pengertian warga negara, yang lengkap dengan asas dan syarat kewarganegaraan Indonesia. Semoga memberi manfaat.

Baca Juga :