UDP : Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Dan Apa Perbedaannya Dengan TCP Lengkap

5 (100%) 1 vote

Pengertian, Fungsi, Cara Kerja Dan Perbedaan UDPDengan TCP

Pengertian UDP – Dengan adanya UDP pengguna komputer dapat memanfaatkan beragam fungsi protokol tersebut. UDP atau User Datagram Protocol adalah salah satu jenis protokol pada internet. Dengan UDP sebuah aplikasi pada komputer dapat dimungkinkan untuk mengirim pesan, pada komputer lainnya di sebuah jaringan tanpa harus melalui proses komunikasi awal.

Karakteristik dari UDP adalah connectionless, yang artinya pesan yang dikirim melalui UDP dapat sampai tanpa membutuhkan proses negosiasi koneksi diantara dua komputer host yang ingin bertukar informasi. Karakteristik lainnya adalah unreliable yaitu seluruh pesan yang dikirim tidak mempunyai nomor urut, atau pesan pemberitahuan. Bila selama transmisi terdapat beberapa pesan yang hilang, maka protokol aplikasi yang letaknya di atas UDP maka harus memulihkan pesan tersebut.

Fungsi UDP

  1. Cocok untuk mengirim informasi yang memerlukan kecepatan daripada kehandalan, seperti contohnya video atau audio streaming.
  2. Salah satu jenis protokolnya ringan, artinya mampu dengan efektif dalam memakai sumber daya profesor dan memori, bahkan bisa menghematnya. Bila sebuah protokol bisa dikatakan ringan, maka protokol itu bisa melaksanakan fungsi spesifik dengan saling bertukar pesan, contohnya pada query nama di dalam DNS.
  3. UDP dapat mengimplementasikan layanan keandalan, artinya protokol ini dapat memfasilitasi layanan pertukaran data dengan andal. Contohnya yang biasa ditemukan dalam  TFTP (Trivial File Transfer Protocol), dan NFS.
  4. Tidak memerlukan keandalan, contohnya saja pada bagian Routing Information Protocol (RIP).
  5. Bisa melakukan tranmisi broadcast karena tidak perlu ada koneksi terlebih dahulu, dengan host yang lebih spesifik. Sebuah paket data bisa dikirimkan dengan beberapa tujuan yang dialamatkan pada multicast atau broadcast.
Baca Juga :  Hardware : Pengertian, Fungsi, Jenis Dan Contohnya Lengkap

Perbedaan UDP Dan TCP

UDP sering dikaitkan dengan TCP. TCP atau Transmission Control Protocol adalah salah satu protokol, sama seperti UDP yang juga memfasilitasi beberapa komputer supaya bisa berkomunikasi dan bertukar data yang ada di dalam jaringan. UDP bisa disebut juga sebagai salah satu protokol lapisan transport TCP/IP, yang mendukung sebuah komunikasi unreliable atau tidak handal artinya tidak membutuhkan koneksi diantara komputer host di dalam jaringan.

UDP itu sendiri adalah kebalikan dari transport layer TCP. Dengan adanya UDP maka pengguna dapat mengirim beberapa paket melalui aplikasi socket yang berupa datagram. Ada dua jenis koneksi di dalamnya yaitu reliable (handal) dan unreliable (tak handal). Bedanya pada koneksi reliable dapat memberi konfirmasi ketika proses data pengiriman data yang gagal, koneksi unriable tidak dapat memberi notifikasi bahwa sebuah data gagal dikirimkan. Pada umumnya perbedaan antara UDP dan TCP dapat dijelaskan sebagai berikut :

  1. Contoh Aplikasi. Beberapa contoh aplikasi yang menggunakan protokol TCP diantara lain yaitu TELNET, FTP (File Transfer Protocol), dan SMTP (Simple Mail Transfer Protocol). Pada beberapa contoh aplikasi yang menggunakan UDP antara lain yaitu DNS (Domain Name System), SNMP (Simple Network Management Protocol), TFTP dan SunRPC.
  2. Karakteristik. TCP adalah sebuah protokol yang mempunyai karakteristik dengan basis koneksi atau connection oriented. Sedangkan UDP tidak berbasis koneksi.
  3. Pengiriman Data. TCP dapat menggunakan jalur data full duplex, artinya diantara jalur masuk dan jalur keluar data terpisah menjadi dua buah jalur. Sehingga proses pengiriman dan penerimaan bisa dilakukan dengan cara simultan. sedangkan UDP dapat mengirimkan data yang berbentuk paket datagram, tanpa ada nomor identifier. Artinya kemungkinan besar data yang diperoleh tidak urut, dan bisa jadi mengalami kerusakan atau bahkan hilang selama proses pengiriman dari host asal menuju ke tujuan.
  4. Port. TCP memakai port yang mengadopsi 16-bit integer (di antara 0-65535), yang diantara port yang satu dengan yang lainnya harus unik atau berbeda. Sedangkan UDP menggunakan porti 16-bit integer juga tetapi dibagi menjadi tiga bagian, yatu port 1-1023 untuk well-known port, port 1024-49151 untuk registered port, dan sisanya untuk ephemeral port di nomor 49152-65535.
  5. Komunikasi. TCP memungkinkan beberapa komputer yang berbeda, saling berkomunikasi dan bertukar data. Sedangkan UDP kurang handal dalam memfasilitasi komunikasi tanpa adanya koneksi diantara beberapa komputer host, yang ada di dalam jaringan TCIP/IP.
Baca Juga :  Modem : Pengertian, Fungsi, Macam, Jenis Dan Tipenya Lengkap

Cara Kerja UDP

Seperti dalam kasus TCP, UDP juga memiliki saluran channel yang kegunaannya adalah untuk menghubungkan host antar host untuk saling berkirim informasi. Channel tersebut kemudian disebut denggan port UDP. Supaya bisa terhubung dengan protokol UDP, aplikasi di sebuah komputer harus menyediakan alamat IP dan nomor port UDP dari host yang ingin dituju.

Port UDP ini berguna sebagai multiplexed message queue. Artinya port UDP mampu bekerja dengan menerima beberapa pesan dengan cara bersamaan. Setiap port UDP mempunyai identifikasi dengan nomor unik, tetapi mempunyai pembagiannya tersendiri.

Meskipun cukup bermanfaat tetapi UDP mempunyai beberapa kelemahan pada cara kerjanya. Misalnya UDP tidak memfasilitasi mekanisme buffering data masuk dan data keluar. UDP juga tidak memfasilitasi mekanisme buffering data, yang ukurannya besar untuk kemudian disederhanakan ke beberapa segmen data, yang dapat dilakukan dengan TCP. Di dalam protokol UDP juga tidak terdapat mekanisme flow-control seperti pada TCP.

Demikian penjelasan mengenai pengertian UDP, fungsi, cara kerja dan perbedaannya dengan TCP. Semoga dapat dipahami dan bermanfaat.

Baca Juga :