Sistem Ekonomi Sosialis : Pengertian dan Contohnya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote

Pengertian Sistem Ekonomi Sosialis dan Contohnya

Pengertian Sistem Ekonomi Sosialis Serta Contoh Terlengkap – Pada artikel kali ini, kami akan membahas mengenai pengertian ekonomi sosialis, pengertian sistem ekonomi terpusat, ciri-ciri sistem ekonomi sosialis, hingga kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi sosialis.

Sistem Ekonomi Sosialis

Sistem ekonomi sosialis biasa disebut juga dengan sistem ekonomi yang terpusat. Kenapa disebut dengan terpusat? Karena segala sesuatunya harus diatur oleh negara dan juga dikomandokan dari pusat. Pemerintahlah yang menjadi penguasa dari seluruh kegiatan ekonomi ini. Sistem perekonomian sosialis merupakan sistem perekonomian yang menginginkan kemakmuran dari masyarakatnya dan terlaksanan merata sehingga tidak ada lagi penindasan ekonomi yang terjadi.

Guna mewujudkan kemakmura yang merata di masyarakat, perekonomian harus diatur oleh pemerintah. Oleh sebab itu, hal tersebut dapat mengakibatkan potensi dan juga daya kreasi masyarakat akan mati sehingga tidak adanya kebebasan dari individu di dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi.

Dalam sistem ekonomi sosialis ini, dasar yang digunakan berasa dari ajaran Karl Marx, dia berpendapat bahwasanya jika kepemilikan pribadi dihapuskan maka tidak akan memunculkan masyarakat yang berkelas-kelas hingga dapat menguntungkan bagis semua pihak. Beberapa negara yang menganut sistem ekonomi sosialis ini di antaranya adalah, Rusia, Kuba, Korea Utara dan negara-negara komunis lainnya.

Ciri-ciri sistem ekonomi sosialis

Sistem ekonomi sosialis sendiri memiliki ciri-ciri yaitu sebagai berikut ini.

  • Semua sumber daya ekonomi dikendalikan oleh negara.
  • Semua kegiatan ekonomi harus dikerjakan bersama. Semua perusahaan milik negara tidak memiliki perusahaan swasta.
  • Semua keputusan tentang jumlah dan jenis barang ditentukan oleh pemerintah.
  • Harga dan distribusi barang dikendalikan oleh negara.
  • Semua warga negara adalah karyawan negara.
Baca Juga :   Kebijakan Moneter : Pengertian, Jenis dan Fungsinya Lengkap

Seperti halnya sistem ekonomi kapitalis, sistem ekonomi sosial juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan sistem ekonomi sosialis

  • Semua kegiatan ekonomi dan masalah pemerintah mudah untuk memantau jalannya ekonomi.
  • tidak ada ekonomi antara yang kaya dan yang miskin, karena distribusi dapat dilakukan secara merata.
  • Pemerintah dapat lebih mudah mengatur barang dan jasa yang akan dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
  • Pemerintah lebih mudah untuk ikut campur dalam pembentukan harga.

Kekurangan sistem ekonomi sosialis.

  • Mematikan kreativitas dan inovasi setiap individu.
  • Tidak ada privasi untuk memiliki sumber daya.
  • Ketidakcocokan dalam memproduksi barang, karena hanya terbatas pada peraturan pemerintah.

Untuk sekarang ini, negara yang menganut sistem ekonomi sosialis sudah tidak ada lagi. Uni Soviet yang sekarang menjadi Rusia, dan negara-negara lain yang menggunakan sistem ekonomi sosialis ini, telah gagal dalam menjalankan prinsip dari sosialisme sebagai cara hidupnya baik secara ekonomi dan juga moral, mau puĀ  sosial dan politik.

Hal ini disebabkan karena tidak adanya kemampuan dari pemerintah pusat untuk menangani seluruh masalah yang timbul, baik dari tingkat pusat hingga tingkat daerah. Selain itu, pada realitanya terlah terjadi banyak sekali penyelewengan yang dilakukan oleh pemerintah.

Demikian ulasan yang baru saja kita bahas di artikel kali ini tentang Pengertian Sistem Ekonomi Sosialis Serta Contoh Terlengkap ini. Semoga dengan adanya ulasan ini bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan Anda. Terima kasih sudah membaca ulasan ini semoga bermanfaat.