Pengertian Pasar : Ciri, Fungsi Dan Jenis Pasar Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote

Pengertian Pasar : Ciri, Fungsi Dan Jenis Pasar Lengkap 

Pengertian pasar – Pasar adalah tempat atau sarana untuk bertemunya penjual dan pembeli, untuk melakukan suatu transaksi jual beli, baik dalam bentuk barang ataupun jasa. Biasanya pasar tidak memiliki batas geografis, karena definisi dari pasar tidak memiliki tempat atau lokasi yang pasti. Apalagi dengan hadirnya teknologi internet, maka fungsi dan pengertian pasar semakin meluas lagi.

Pasar yang dimaksud di sini adalah pasar yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi. Yaitu suatu transaksi jual beli, yang dilakukan di pasar tradisional atau bisa juga dengan cara online. Sedangkan pengertian pasar dalam ilmu ekonomi adalah, jumlah permintaan dan penawaran terhadap suatu barang atau jasa.

Dalam hal ini pengertian pasar ini merujuk pada segala jenis kegiatan permintaan atau penawaran, dalam berbagai hal. Misalnya barang, tenaga kerja, modal, dan surat berharga.

Pengertian Pasar Menurut Para Ahli

Para ahli di bidang ekonomi menjelaskan tentang beberapa definisi mengenai pasar, berikut penjelasannya :

William J Stanton

Pengertian pasar menurut William J Stanton adalah sekumpulan orang yang ingin mendapat kepuasan dengan menggunakan uangnya untuk berbelanja, dan memiliki keinginan untuk membelanjakan uang tersebut.

Kotler dan Amstrong

Pengertian pasar menurut Kotler dan Amstrong adalah sejumlah pembeli dan potensi dari barang dan jasa. Besar kecilnya pasar biasanya tergantung pada jumlah orang yang memiliki kebutuhan dan jumlah orang yang ingin bertransaksi.

Banyak orang yang menganggap bahwa adanya pembeli dan penjual adalah pasar, yang dimana pembeli akan mendapatkan produk atau jasa setelah ia melakukan pembayaran. Sedangkan penjual akan mengirim barang atau jasa setelah ia menerima pembayaran.

Baca Juga :   Kebutuhan Pada Manusia : Pengertian, Jenis-Jenis dan Contohnya Lengkap

Simamora

Pengertian pasar menurut Simamora adalah sekumpulan orang yang mempunyai kebutuhan dan keinginan, dalam memiliki suatu jenis produk. Dan memiliki kemampuan serta keinginan dalam membeli barang atau jasa tersebut. ia juga memiliki kesempatan dalam memutuskan untuk membeli barang atau jasa yang diinginkan.

Handri Ma’aruf

Pengertian pasar menurut Handri Ma’aruf adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli, yang kemudian terjadi interaksi permintaan dan penawaran antara para penjual dan pembeli tersebut. sehingga terjadilah transaksi jual beli.

Atep Adya Barata

Pengertian pasar menurut Atep Adya Barata adalah tempat berkumpulnya penjual dan calon pembeli, baik dilakukan secara langsung maupun tudak langsung. Dan terjadilah pertukaran berupa barang atau jasa.

Dr Winardi SE

Pengertian pasar menurut Dr Winardi SE adalah tempat di mana harga yang tertera pada sebuah barang atau jasa relatif sama. Baik untuk penjual maupun untuk pembeli.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Pengertian pasar menurut KBBI adalah kumpulan orang yang melakukan kegiatan atau transaksi jual beli. Pasar adalah suatu tempat untuk melakukan kegiatan jual beli yang diselenggarakan oleh suatu organisasi, dengan tujuan untuk mencari derma.

Kesimpulannya pengertian pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli, yang akan melakukan suatu transaksi jual beli.

Ciri-Ciri Pasar

  1. Terdapat produk atau jasa yang diperjualbelikan
  2. Terjadinya sebuah transaksi jual dan beli
  3. Terjadnya proses dalam sebuah permintaan dan penawaran
  4. Adanya interaksi yang dilakukan oleh penjual dan pembeli
  5. Terjadinya transaksi ketika muncul kesepakatan antara penjual dengan pembeli

Klasifikasi Pasar Pada Umumnya

Pasar diklasifikasikan menjadi 2 macam, diantaranya yaitu pasar tradisional dan pasar modern. Walaupun dengan semakin banyaknya pasar modern, tetapi masih banyak orang yang lebih memilih berbelanja di pasar modern.

Berikut ini penjelasan lengkapnya :

1. Pasar tradisional

Pasar tradisional adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli pada saat terjadi proses jual beli, melalui proses tawar menawar harga. Biasanya bentuk bangunan dari pasar tradisional adalah kios, los ataupun gerai.

Barang yang dijual di pasar tradisional ini adalah barang-barang yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari. Pasar ini hampir selalu ada di setiap daerah, misalnya pasar klewer di Solo, pasar minggu di Jakarta, dan pasar bringharjo di Jogjakarta.

Baca Juga :   Frekuensi Harapan : Pengertian Rumus dan Contohnya Lengkap

2. Pasar modern

Yang dimaksud dengan pasar modern adalah sebuah tempat bertemunya penjual dan pembeli, yang melakukan suatu transaksi jual beli. Bedanya dengan pasar tradisional adalah, di pasar modern tidak ada proses tawar menawar karena harganya sudah sesuai dengan label dan disebut dengan harga pas.

Bentuk pasar modern ini biasanya berupa suatu bangunan indoor, yang dimana pelayanannya pun dilakukan secara mandiri walaupun terkadang bisa juga dilayani oleh seorang pramuniaga. Barang yang dijual di pasar modern ini juga merupakan kebutuhan sehari-hari, dan barang lainnya yang tahan lama. Contoh pasar modern adalah minimarket, supermarket dan lain-lain.

Jenis-Jenis Pasar Yang Ada Di Indonesia

Jenis pasar dapat dibedakan menjadi beberapa hal seperti misalnya, berdasarkan cara bertransaksinya, bagaimana bentuk kegiatannya, berdasarkan waktunya, dan berdasarkan jenis barang yang dijual. Berikut penjelasan lengkapnya :

1. Pasar berdasarkan sifat dan waktu kegiatannya

Jenis pasar ini dapat dilihat melalui sifat dan waktu kegiatannya. Diantaranya sebagai berikut :

  • Pasar harian : adalah pasar yang kegiatannya dilakukan setiap hari seperti misalnya pasar tanah abang.
  • Pasar mingguan : adalah pasar yang hanya berjualan setiap satu minggu sekali, misalnya pasar minggu.
  • Pasar tahunan : adalah pasar yang kegiatannya hanya sekali di dalam satu tahun, misalnya Pasar Raya Jakarta atau PRJ.
  • Pasar temporer : adalah pasar kegiatannya dilakukan hanya di waktu-waktu tertentu saja, misalnya pasar bazar murah.

2. Pasar berdasarkan wujudnya

Jenis pasar yang satu ini dapat kita kenali hanya dari wujudnya saja. Berikut penuturannya :

  • Pasar konkret atau pasar nyata : adalah pasar yang terjadi hubungan secara langsung antara penjual dan pembeli, contohnya pasar tradisional dan swalayan.
  • Pasar abstrak atau pasar tidak nyata : adalah jenis pasar yang kegiatannya terjadi secara langsung antara penjual dan pembeli, tetapi barang yang diperjualbelikannya tidak secara langsung. Contohnya seperti pasar modal.

3. Pasar berdasarkan jangkauannya

Bentuk pasar yang satu ini sangat mudah dikenali, dengan melihat jangkauannya pada masyarakat. Diantaranya yaitu :

  • Pasar lokal : pasar yang pelaksanaannya berada di suatu lokasi atau di daerah tertentu. Misalnya pasar tanah abang.
  • Pasar nasional : pasar yang dapat menjangkau pembelinya di suatu negara tertentu. Pasar nasional ini dapat melayani sebuah permintaan, yang berasal dari berbagai daerah di suatu negara.
  • Pasar internasional : adalah pasar yang penjualannya telah menjangkau ke berbagai negara di dunia.
Baca Juga :   Kebijakan Moneter : Pengertian, Jenis dan Fungsinya Lengkap

4. Pasar berdasarkan bentuk dan strukturnya

Pasar ini dapat dilihat dari bentuk dan strukturnya. Seperti misalnya :

a. Pasar persaingan sempurna

Yaitu pasar yang banyak terdapat penjual dan pembeli yang dimana mereka sudah paham mengenai keadaan di pasar tersebut.

b. Pasar persaingan yang tidak sempurna

Yaitu jenis pasar yang terdiri dari banyak penjual, yang memang sudah menguasai pasar, dan jumlah penjualnya tidak terlalu banyak. pasar persaingan tidak sempurna ini dibagi menjadi beberapa macam, diantaranya sebagai berikut :

  • Bentuk pasar oligopoli : yang terdiri dari beberapa penjual yang memasarkan barangnya secara khusus, yang dimana masing-masing penjual tersebut bisa saling mempengaruhi harga. Contohnya seperti pasar semen dan industri telekomunikasi.
  • Pasar monopoli : yaitu suatu jenis pasar yang jumlah penawaran terhadap permintaannya dikuasai oleh suatu organisasi penjual tertentu.
  • Pasar monopolistik : yaitu sebuah pasar yang terdapat beberapa penjual yang menjual produk yang berbeda-beda. Pasar jenis ini biasanya terdapat pada retailer jasa, misalnya apotik atau toko klontong.

Peran Dan Fungi Pasar Dalam Kehidupan Masyarakat

Pada umumnya terdapat 5 fungsi dan peran pasar untuk masyarakat. Diantaranya yaitu :

  1. Untuk menetapkan harga, dari suatu barang atau jasa yang disesuaikan dengan permintaan dan penawaran di suatu pasar.
  2. Untuk mengorganisir produksi, dengan cara menetapkan metode produksi yang paling sesuai. Dan yang dapat memaksimalkan rasio diantara output produk dengan input sumber daya.
  3. Untuk menditribusikan suatu produksi, yang dimana peran pasar adalah sebagai distributor pembayaran kepada setiap pelaku pasar. Yaitu tenaga kerjanya harus sesuai dengan produktivitasnya.
  4. Untuk menyelenggarakan penjatahan, yang tujuannya adalah untuk membatasi konsumsi dari suatu produksi yang tersedia. Masing-masing pembeli akan mendapatkan jatah yang sesuai dengan daya belinya.
  5. Menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan di masa depan, yang dimana pasar akan turut berperan dalam penyedia atau fasilitator pada pengelolaan suatu tabungan dan juga investasi. Pasar yang memfasilitasi investasi dan tabungan ini adalah pasar modal.

Demikian penjelasan lengkap mengenai pengertian pasar, ciri-ciri, klasifikasi, serta fungsi dan jenis pasar. Semoga artikel dapat memberi banyak manfaat.

Baca Juga :