Nabi dan Rasul : Pengertian, Perbedaan serta Tugasnya Lengkap

5 (100%) 1 vote

Pengertian Nabi dan Rasul Serta Perbedaannya

Tidak lagi demikian bagi Muslim Islam tentang nama-nama Nabi yang wajib. Demikian juga, seperti Nabi Muhammad SAW selalu dalam doa yang baik, doa dan lain-lain. Namun, apakah Anda benar-benar tahu jumlahnya di antara dua? Insya Allah, pada kesempatan ini, kami akan membantu menjelaskan pengertian Nabi dan Rasul serta Perbedaan dari  keduanya.

Mari kita bahas secara lengkap makna dari para Nabi dan Rasul di bawah ini.

Pengertian Nabi dan Rasul

Nabi

Nabia adalah seorang hamba Tuhan yang diberikan kepercayaan dan diberikan wahyu oleh Allah SWT tetapi tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyu kepada umat-Nya. Namun, wahyu itu diberikan untuk dipraktekkan oleh dirinya sendiri dan tidak ada simbol untuk disampaikan kepada orang-orang atau orang-orangnya. Sementara;

Rasul

Rasul adalah orang yang telah memberikan kepercayaan dan diberikan wahyu oleh Allah SWT untuk dipraktekkan yang kemudian harus disampaikan kepada umatnya.

Para Nabi dan Rasul memiliki sifat wajib dan timbal balik dan memiliki sifat jaiz. Diskusi sebelumnya telah dibahas.

Perbedaan antara Nabi dan Rasul

Adapun perbedaan Nabi dan Rasul diantaranya:

  • Nabi memperoleh wahyu hanya untuk dirinya sendiri, sedangkan Rasul tidak hanya untuk dirinya sendiri melainkan diperintahkan oleh Allah untuk disampaikan kepada umatnya.
  • Setiap Nabi tidak harus menjadi Rasul, tetapi Rasul harus menjadi Nabi.
  • Jumlah Nabi sangat besar, bahkan ratusan ribu, tetapi jumlah Rasul sangat kecil. Namun, mereka yang berkewajiban untuk menyelesaikan dan percaya hanya 25 Nabi. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, dari Abi Dhar bahwa Rasulullah mengatakan itu berarti: “Ketika ditanya tentang jumlah Nabi” Jumlah Nabi adalah 124.000 Nabi, lalu berapa banyak Rasul di antara mereka? Jawabannya: 312 “.
  • Nabi yang pertama kali dikirim ke bumi adalah Nabi Adam ‘alaihissalam, sementara Rosul pertama adalah Nabi Nuh. Nabi dan Rasul penutup sekaligus Nabi yang diberkati adalah Nabi Muhammad Muhammad.
  • Tingkat keRasulan lebih tinggi dari tingkat keNabian. Rasul dikirim untuk menjadi Rasul dan Rasul lebih dari Nabi.
Baca Juga :  Instrumen Pasar Modal : Pengertian Dan Fungsinya Lengkap

Dari semua Rasul, hanya Nabi Muhammad SAW yang menerima gelar resmi Rasulullah, satu-satunya Nabi dan Rasul yang kewajibannya mencakup seluruh manusia di alam. Dia juga melarang para Nabi.

Dikatakan bahwa Rasulallah Muhammad SAW adalah pengganti para Nabi, jadi janganlah kita tertipu atau jika ada yang mengklaim bahwa dia adalah seorang Nabi, jika ada hal seperti itu jelas bahwa ada debu, karena tidak akan ada lagi Nabi setelah Rasulullah SAW.

Tugas Rasul

  • Menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada umatnya,
  • Mengajak dan mentauhidkan Allah, bahwa Allah adalah kewajiban dan indah yang menciptakan alam semesta dengan isinya,
  • Luruskan orang dari segala bentuk kesalahan ke jalan yang benar,
  • Memberi kabar baik kepada orang-orang yang beriman dan bertaqwa serta memberi bimbingan kepada manusia.

Demikianlah ulasan yang membahas tentang Pengertian Nabi dan Rasul serta Perbedaannya, semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah pengetahuan kita dan menjadi berguna. Itu saja dan terima kasih karena sudah membaca ulasan ini semoga bermanfaat.