Konsep Diri : Pengertian, Contoh, Komponen, Jenis dan Faktornya Lengkap

Posted on
5 (100%) 1 vote

Pengertian Konsep Diri, Contoh, Komponen, Jenis dan Faktornya

Konsep Diri – Apa yang dimaksud dengan konsep diri? Konsep diri adalah cara pandang serta sikap pada seseorang pada dirinya sendiri. Konsep diri ini berhubungan dengan dimensi fisik, karakter individu, dan juga motivasi diri. Pandangan atau konsep diri tersebut meliputi beragam kekuatan individual dan juga kelemahannya. Termasuk kegagalan yang ada di dalamnya.

Konsep diri merupakan inti dari kepribadian seorang manusia yang ada di dalam dirinya. Inti dari kepribadian individu ini memiliki peranan yang sangat penting, di dalam menentukan dan mengarahkan perkembangan kepribadian dan perilakunya di tengah kelompok masyarakat.

Pengertian konsep diri secara sederhana adalah pandangan, penilaian, dan pandangan seseorang mengenai dirinya sendiri. Salah satu pengertian menurut para ahli misalnya Atwater dibagi menjadi 3 bentuk, diantaranya yaitu :

  • Body image. Artinya kesadaran seseorang dalam melihat tubuhnya dan dirinya sendiri.
  • Ideal self. Artinya yaitu harapan dan cita-cita seseorang mengenai dirinya sendiri.
  • Social self. Bagaimana ia berpikir mengenai cara orang lain melihat dirinya.

Konsep diri akan sangat memengaruhi berbagai aspek yang ada di dalam kehidupan. Mulai dari lingkungan sosial, sampai lingkungan pekerjaan. Seseorang akan memandang konsep dirinya sebagai sesuatu yang negatif jika, ia memandang dirinya sebagai orang yang lemah, tidak berdaya, malang, gagal, tidak disukai, tidak kompeten dan sebagainya.

Pengertian Konsep Diri Menurut Para Ahli

1. Rochman Natawijaya (1979)

Pengertian konsep diri menurut Rochman adalah persepsi individu menurut dirinya sendiri, mengenai kemampuan dan ketidamampuannya dalam banyak hal, sifatnya, harga diri dan hubungannya dengan orang lain.

Baca Juga :   Pengertian Serta Contoh dan Cara Mencari Pecahan yang Senilai

2. James F.Calhoun (1995)

Pengertian konsep diri menurut James adalah sebuah gambaran mental pada individu tentang pengetahuan pada dirinya sendiri, harapan di dalam dirinya, dan penilaian pada dirinya sendiri.

3. Stuart & Sundeen (2005)

Pengertian konsep diri menurut Stuart & Sundeen adalah seluruh pikiran, keyakinan, dan kepercayaan yang menjadi pengetahuan individu mengenai dirinya dan akan memengaruhi hubungannya dengan orang lain.

4. Keliat (2005)

Definisi dari konsep diri menurut Keliat adalah suatu cara individu dalam memandang dirinya dengan utuh, fisikal, emosional, intelektual, sosial dan spiritual.

5. Potter And Perry (2005)

Pengertian konsep diri menurut Potter dan Perry adalah citra subjektif yang ada di dalam diri yang juga menjadi pencampuran yang kompleks, antara perasaan, sikap, dan persepsi bawah sadar ataupun sadar. Konsep diri akan membantu setiap individu menjadi sebuah kerangka acuan, yang memengaruhi manajemen diri pada setiap situasi dan hubungan seseorang dengan orang lainnya.

6. Burns

Pengertian konsep diri menurut Burns adalah hubungan diantara sikap dan keyakinan mengenai diri sendiri.

7. Clara R.Pudjijogyanti (1995)

Pengertian konsep diri menurut Clara adalah faktor penentu pada diri seseorang mengenai baik dan buruk. Perilaku negatif pada seseorang adalah wujud dari gangguan di dalam usaha pencapaian harga diri.

Komponen Konsep Diri

1. Citra tubuh

Citra tubuh atau sering juga disebut gambaran diri merupakan sikap individu pada fisiknya, yang disadari maupun yang tidak disadari. Komponen ini meliputi persepsi masa lalu atau sekarang, tentang ukuran dan bentuk tubuh dan juga potensinya.

2. Ideal diri

Ideal diri adalah persepsi individu mengenai bagaimana ia harus bersikap berdasarkan standar pribadi yang berhubungan dengan cita-cita. Pembentukan ideal diri akan terjadi sejak seseorang masih kanak-kanak, lalu dipengaruhi oleh orang-orang yang dekat dengan dirinya.

3. Harga diri

Harga diri adalah persepsi individu pada setiap hasil yang diperoleh, dengan cara menganalisis beberapa kesesuaian dalam tingkah laku yang ideal dengan dirinya. Komponen konsep diri ini sudah terbentuk sejak kecil, karena adanya penerimaan dan perhatian dari orang di sekitarnya.

Baca Juga :   Materi Adjective : Pengertian, Rumus, Kombinasi, Posisi, Macam - Macam dan Contohnya Lengkap

4. Peran diri

Merupakan serangkaian diri sikap dan pola perilaku, nilai serta tujuan yang diharapkan dari suatu kelompok sosial yang berhubungan dengan fungsi seseorang di dalam kelompok masyarakat.

5. Identitas diri

Adalah kesadaran yang ada pada diri sendiri yang dimiliki seseorang melalui hasil dari observasi dan penilaian akan dirinya. Ia juga menyadari bahwa ada perbedaan antara dirinya dengan orang lain. Komponen konsep diri yang satu ini terbentuk dan berkembang sejak masih kanak-kanak.

Macam-Macam Konsep Diri

1. Konsep diri positif

Seseorang yang memiliki konsep diri yang positif adalah orang yang mudah beradaptasi dengan setiap situasi. Ia juga memandang setiap hal yang buruk dengan hikmah dan bukan sebagai akhir dari segalanya. Tipe orang seperti ini biasanya lebih percaya diri, optimis, dan selalu berpikir bahwa segala sesuatu dapat diselesaikan.

Ciri individu yang memiliki konsep diri yang positif :

  • Menganggap orang lain sama dengan dirinya
  • Memiliki keyakinan bahwa ia mampu mengatasi segala masalah
  • Bisa menerima pujian apapun tanpa harus merasa malu
  • Memiliki kesadaran bahwa orang lain juga memiliki perasaan, keinginan, dan sikap yang belum tentu bisa diterima oleh setiap orang.
  • Memiliki keinginan dan kemampuan dalam memperbaiki diri sendiri.

2. Konsep Diri Negatif

Orang yang memiliki konsep diri negatif biasanya memiliki sikap pesimistik, dan tidak dapat menerima kesempatan dalam setiap kesulitan. Mereka pun biasanya akan kalah sebelum mencoba. Jika ia mengalami kegagalan maka tipe orang seperti ini akan menyalahkan keadaan, orang lain atau bahkan dirinya sendiri.

Ciri individu yang memiliki konsep diri negatif :

  • Bersikap pesimis ketika menghadapi suatu persaingan
  • Sensitif terhadap kritik yang dilontarkan padanya
  • Memiliki respon pada setiap pujian
  • Bersikap hiperkritis
  • Memiliki perasaan tidak disenangi oleh orang lain

Contoh Konsep Diri

Seperti yang telah dijelaskan pada pengertian mengenai konsep diri, pembentukan pola pikir seseorang sangat dipengaruhi oleh banyak hal. Termasuk pola asuh dari orang tua dan lingkungan di sekitarnya. Hal tersebut akan menjadi bahan informasi pada seorang anak, pada setiap label yang diberikan oleh orang lain.

Pengalaman ini akan terbawa sampai anak tersebut beranjak dewasa. Misalnya konsep diri pada seorang anak yang sering dipukul, dihina, dibentak dan tidak pernah dipuji, pada umumnya akan memiliki konsep diri yang cenderung negatif. Karena ia menerima perlakukan itu sebagai bentuk hukuman atas segala kesalahan yang dilakukannya. Tetapi jika ia tumbuh di lingkungan yang baik, maka ia pun akan merasa dihargai dan tumbuh menjadi pribadi yang positif.

Baca Juga :   Taksonomi : Pengertian Beserta Tingkatannya Lengkap

Tetapi sifat dari konsep diri ini bukan berarti statis, konsep ini tetap tergantung pada aspek lainnya sehingga suatu hari masih bisa berubah.

Faktor Yang Memengaruhi Konsep Diri

Masalah yang terjadi pada diri sendiri biasanya berakar pada cara pandang orang itu sendiri. Pemahaman ini juga berakar dari pikiran negatif, seperti merasa inferior, tidak berguna, tidak cantik, dan beragam kritik yang diterima yang justru bisa membangun sebuah problematika.

Beberapa faktor yang memengaruhi konsep diri seseorang selain pola asuh diantaranya yaitu :

1. Kegagalan

Disadari atau tidak kegagalan yang terjadi terus menerus akan menimbulkan suatu pertanyaan pada diri sendiri. Apakah diri kita tidak memiliki kemampuan yang pada akhirnya menimbulkan anggapan bahwa diri sendiri lemah, dan tidak berguna.

2. Depresi

Saat seorang individu mengalami depresi maka ia akan memikirkan segala hal yang negatif.

3. Overthinking

Overthinking adalah hal yang tidak baik karena dapat mengarah ke suatu pikiran yang buruk. Khususnya penilaian terhadap diri sendiri. Seseorang akan menilai dirinya negativ sehingga overthingking ini tidak boleh dilakukan.

Kita harus dapat memahami konsep diri kita masing-masing, karena hal itu merupakan hal yang penting. Misalnya saat kita masuk ke dunia bisnis. Tentu akan banyak kendala yang kita hadapi. Sehingga kita akan dituntut untuk bersikap dan berpikir positif, dalam segala situasi.

Jika sudah terbentuk konsep negatif pada diri seseorang, maka akan sangat sulit beranjak dari pikiran tersebut. untuk menghilangkannya tentu harus ada dukungan dari orang-orang terdekat dan keinginan keras dari diri sendiri.

Demikian penjelasan mengenai konsep diri yang diperluas lagi menjadi komponen, jenis, faktor yang memengaruhi dan contohnya masing-masing. Semoga menambah wawasan dan pengetahuan.

Baca Juga :