Pengertian Diksi Adalah : Fungsi, Jenis, Syarat, Dan Contoh Diksi

Posted on
5 (100%) 1 vote

Pengertian Diksi Adalah : Fungsi, Jenis, Syarat, Dan Contoh Diksi

Pengertian diksi – Apa yang dimaksud dengan diksi? Mungkin sebagian dari kita sering mendengar istilah diksi. Tetapi belum memahami apa pengertian atau definisi dari diksi tersebut. diksi adalah suatu pilihan kata, yang penggunaan dan penyampaiannya harus tepat dan juga serasi. Di dalam sebuah gagasan, ide atau cerita, yang didalamnya terdapat gaya bahasa, ungkapan, pilihan kata, dan lain sebagainya. Sehingga munculah efek dari kata-kata tersebut, sesuai dengan yang diinginkan.

Keterbatasan yang sering terjadi di dalam sebuah kosa kata, dapat membuat seseorang menjadi kesulitan dalam menyampaikan apa yang ia maksud kepada orang lain. Misalnya saja seseorang menggunakan kata atau kalimat yang berlebihan, maka hal itu akan membuat orang yang diajak bicara menjadi kesulitan dalam menangkap apa yang dimaksud.

Oleh karena itu banyak pembicara yang membaca dan melatih dahulu cara menyampaikan sesuatu, agar ia dapat menguasai diksi dan dapat memilih pilihan kata yang tepat saat berbicara di depan khalayak ramai. Jika diksinya tepat maka pendengar atau audiens pun akan memahami maksud si pembicara dengan mudah.

Pengertian Diksi Menurut Para Ahli

Harimurti

Pengertian diksi menurut Harimurti adalah, adanya pilihan kata atau kejelasan lafal untuk mendapatkan efek tertentu pada saat seseorang berbicara di depan umum, atau ketika ia sedang mengarang sesuatu.

Gorys Keraf

Definisi diksi di bagi menjadi 2 macam, menurut Gorys Keraf. Diantaranya yaitu :

  • Diksi merupakan suatu pilihan kata atau pengertian dari kata-kata, yang digunakan untuk menyampaikan suatu gagasan. Atau saat mengungkapkan sesuatu dengan cara yang tepat, dan dengan gaya penyampaian yang lebih baik atau sesuai dengan situasi yang ada.
  • Diksi adalah kemampuan dalam membedakan nuansa makna dengan tepat, dari adanya gagasan yang disampaikan. Serta kemampuan dalam menemukan bentuk yang sesuai, misalnya dengan sebuah situasi. Dan nilai dari suatu rasa yang telah dimiliki oleh suatu kelompok, masyarakat, para pendengar maupun para pembaca.
Baca Juga :   Contoh Proposal Pengajuan Dana dan Cara Membuatnya Lengkap

Susilo Mansurudin

Pengertian diksi menurut Mansurdin adalah suatu pilihan kata. Dengan pemakaian diksi yang tepat, cermat dan juga benar, maka akan membantu menambah nilai di dalam suatu kata. Maksud dari pilihan kata yang tepat dan sesuai adalah, tepat dalam mencegah kesalahan atau penafsiran yang berbeda.

Widyamartajaya

Definisi diksi menurut Widyamartajaya adalah kemampuan seseorang, dalam membedakan suatu nuansa makna yang tepat dengan suatu gagasan yang akan disampaikan. Kemampuan itu tentu harus sesuai dengan kehendak dan situasi, serta nilai rasa yang ada pada kelompok masyarakat, pendengar, dan juga pembaca.

Enre

Pengertian diksi menurut Enre adalah, sebuah penggunaan kata yang sesuai dengan apa yang ada di pikiran dan perasaan. Yang kemudian dinyatakan dalam sebuah pola atau kalimat.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Pengertian diksi menurut KBBI adalah memilih kata yang memiliki makna yang tepat, yang penggunaannya cocok saat mengungkapkan suatu gagasan dengan pokok pembicaraan, suatu kejadian, pada setiap pembaca dan pendengar dalam memilih kata.

Fungsi Diksi

Fungsi dari diksi itu sendiri adalah supaya pemilihan kata dan juga cara disampaikannya kata tersebut, dilakukan dengan cara yang benar. Oleh karena itu penyampaian maksud dari kalimat demi kalimat yang disampaikan, dapat diterima dengan mudah.

Fungsi lainnya dari diksi ini adalah agar penyusunan suatu kalimat terlihat lebih indah. Contohnya jika diksi dibuat dan disampaikan dengan baik di dalam sebuah cerita, maka diksi tersebut dapat dibuat secara lebih runtut, dengan penjelasan mengenai tokoh di dalamnya, terdapat deskripsi mengenai latar dan waktu, dan lain sebagainya.

Berikut ini ada beberapa fungsi diksi secara umum :

  • Membantu setiap audiens atau pembaca memahami apa yang disampaikan oleh penulis atau pembicara.
  • Dapat menciptakan aktivitas komunikasi yang lebih efektif dan juga efisien.
  • Mampu menyampaikan suatu gagasan dan ide dengan cara yang tepat.
  • Dapat menjadi lambang ekspresi yang terdapat pada sebuah gagasan.
Baca Juga :   Teks Prosedur ( Pengertian, Tujuan, Macam, Ciri, Contoh ) Lengkap

Jenis Diksi Beserta Contohnya

1. Diksi berdasarkan maknanya

a. Makna denotatif – Yaitu makna yang sesungguhnya dari suatu kata atau sebuah kalimat. Contoh dari kalimat diksi diantaranya yaitu :

  • Raditia selalu “kerja keras” agar pendapatannya selalu bertambah setiap bulannya.
  • Rania adalah seorang gadis yang “gemar membantu” siapa saja sehingga disukai oleh banyak orang.
  • Sejak dahulu Cintia selalu berinvestasi, sehingga kini Ia memperoleh “keuntungan melimpah”.

b. Makna konotatif – Sebuah kata atau kalimat yang memiliki makna yang bukan sebenarnya. Misalnya seperti berikut :

  • Resya harus “membanting tulang” agar bisa menghidupi seluruh keluarganya.
  • Hiria merupakan seorang “kutu buku”, yang setiap saat selalu mengisi waktu luangnya dengan membaca buku.
  • Rika senang berinvestasi, sehingga bertahun-tahun kemudian ia seperti mendapat “durian runtuh”.

2. Diksi berdasarkan leksikal

a. Sinonim – Merupakan kata yang memiliki arti atau makna yang sama dan serupa. Contohnya seperti :

  • Bahagia – gembira
  • Matahari – mentari
  • Suka – senang
  • Lezat – nikmat
  • Pintar – cerdas

b. Antonim – Merupakan kata yang memiliki arti sebaliknya atau berlawanan. Seperti misalnya :

  • Banyak – sedikit
  • Suka – benci
  • Atas – bawah
  • Mahal – murah
  • Ceria – sedih
  • Sama – beda

c. Homonim – Adalah kata yang memiliki suatu lafal dan juga ejaan yang serupa, tetapi memiliki makna yang masing-masing berbeda. Contohnya seperti :

  • Setiap tanggal 15 bulan terlihat penuh dan disebut dengan purnama
  • Setiap bulan karyawan dari PT Angin Sejahtera akan menerima gaji

Penggunaan kata bulan dari 2 kalimat tersebut memiliki arti dan makna yang berbeda.

d. Homofon – Suatu kata yang didalamnya terdapat ejaan dan juga makna yang berbeda, tetapi memiliki lafal yang sama. Contoh dari homofon adalah :

  • Pak Deni selalu menyimpan uang gajinya di Bank
  • Aku mempunyai kakak laki-laki yang sering dipanggil Bang Surya
Baca Juga :   Frasa Adjektiva : Pengertian dan Contohnya Lengkap

e. Homograf – Merupakan kata yang memiliki lafal dan juga arti yang berbeda, tetapi memiliki ejaan yang sama. Contohnya seperti :

  • Ida sangat senang makan tahu sumedang
  • Raya tidak tahu ke mana suaminya pergi tadi malam

Ejaan yang sama dari kedua kalimat tersebut tapi memiliki makna yang berbeda adalah “tahu”.

f. Polisemi – Merupakan kata yang memiliki arti atau makna lebih dari satu. Misalnya seperti :

  • Jika kita menambung di Bank maka tabungan kita akan mendapat bunga
  • Mira sering disebut sebagai kembang desa

Kata “bunga” memiliki arti kata yang lebih dari satu.

g. Hipernim dan Hiponim – Hipernim adalah sebuah kata yang mewakili beberapa kata lainnya. Sedangkan hiponim adalah kata yang diwakili oleh kata dari hipernim. Contoh kata hipernim dan hiponim adalah :

  • Ada banyak binatang liar yang hidup di hutan, seperti misalnya gajah, harimau, singa, rusa, dan lain sebagainya.

Kata “binatang liar” termasuk ke dalam hipernim, dan beberapa macam dari binatang liar seperti gajah, harimau, singa dan rusa termasuk ke dalam hiponim.

Persyaratan Yang Terdapat Di Dalam Ketepatan Diksi

Ada beberapa syarat yang terdapat dalam ketepatan diksi, menurut Gorys Keraf. Yang diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Terdapat penggunaan kata konotasi dan denotasi yang terbilang cermat.
  • Ada penggunaan kata sinonim atau kata yang maknanya hampir sama, dengan cara cermat.
  • Kata yang memiliki ejaan yang mirip dapat dibedakan.
  • Kata kerja biasanya digunakan di bagian depan secara idiomatis.
  • Kata khusus dan umum yang terdapat di dalam suatu pidato harus dapat dibedakan, agar ketepatan diksi di dalamnya lebih terjamin.
  • Perhatikan pemilihan kata yang berkelanjutan di dalam suatu pidato atau tulisan.

Itulah penjelasan mengenai pengertian diksi secara lengkap, meliputi fungsi, jenis, contoh, syarat dan sebagainya.

Baca Juga :