Destilasi : Pengertian, Proses, Penerapan dan Penggunaannya Lengkap

5 (100%) 1 vote

Pengertian, Proses dan Penggunaan Destilasi

Destilasi – Apa yang dimaksud dengan destilasi? Destilasi adalah sebuah metode pemisahan campuran yang berdasarkan pada perbedaan, dalam tingkat volatilitas atau kemudahan dalam suatu zat yang menguap. Yang berada di dalam suhu dan tekanan tertentu. Destilasi adalah proses fisika yang tidak terdapat reaksi kimia saat sedang berlangsung proses tersebut.

Dasar Pemisahan Dengan Destilasi

Dasar utama pemisahan dari destilasi adalah perbedaan pada titik didih cairan dengan tekanan tertentu. Proses dari destilasi ini akan melibatkan penguapan campuran, yang diikuti dengan proses pendinginan dengan pengembunan. Contohnya ada sebuah campuran, yang di dalamnya terdapat dua zat, yaitu zat A dan B. zat A memiliki titik didih sekitar 120 derajat celcius, dan zat B memiliki titik didih dengan mendestilasi campuran itu di suhu 80 derajat celcius. Di suhu tersebut, zat B akan menguap sedangkan zat A tetap tinggal di sana.

Proses Destilasi

Suatu campuran yang berupa cairan akan dimasukkan ke dalam labu yang dipanaskan, melalui pemanas dengan heater. Suhu pemanasannya bisa diatur dengan cara mengamati termometer. Saat sedang dipanaskan campuran akan menguap sedikit demi sedikit. Uap itu akan naik melalui pipa dan mengalir ke pendingan atau kondenser. Pendinginan uap adalah cara mengalirkan air dengan cara melewati dinding pendingin. Setelah melalui pendinginan itu, uap pun mengembun membentuk kembali suatu cairan dan melaju ke adaptor lalu menetes ke labu destilat.

Penerapan Destilasi

Aplikasi destilasi bisa dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pada skla laboratorium dan skala industri. Perbedaan utama pada destilasi skala laboratorium dan industri, adalah dengan sistem yang berkesinambungan. Di dalam skala laboratorium, destilasi dilakukan hanya dengan sekali jalan. Artinya pada destilasi skala laboratorium, komposisi campuran dipisahkan menjadi komponen fraksi yang kemudian diurutkan berdasar pada votalitas, yang dimana zat yang paling volatil akan dipisahkan terlebih dahulu. Maka zat yang paling tidak volatil, akan tersisa di bagian bawahnya. Proses tersebut bisa diulangi saat campuran ditambahkan dan saat memulai proses destilasi dari awal lagi.

Baca Juga :  13 Sifat Fisika dan Kimia Suatu Zat serta Contohnya Lengkap

Penggunaan Destilasi

Destilasi tentunya memiliki peran yang sangat banyak di kehidupan manusia. Destilasi menjadi kunci utama di dalam pemisahan fraksi minyak bumi. Minyak bumi ini akan dipisahkan menjadi beberapa fraksi tertentu, yang didasarkan pada perbedaan titik didih. Alkohol yang terbentuk dari proses fermentasi, akan dimurnikan dengan cara destilasi.

Minyak atsiri alami yang cepat menguap bisa dipisahkan melalui destilasi. Ada banyak minyak atsiri alami yang bisa didapatkan dengan cara destilasi. Misalnya minyak serai, jahe, cengkeh, dan lain sebagainya. Minyak kayu putih juga bisa diperoleh dengan cara destilasi. Destilasi juga bisa memisahkan garam dari air laut.

Itulah penjelasan lengkap mengenai destilasi yang dapat menambah wawasan anda. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :