Pesawat Sederhana (Katrol) : Pengertian, Modul, Rumus Dan Soal Lengkap

5 (100%) 1 vote

Modul, Rumus Dan Soal Pesawat Sederhana (Katrol) Lengkap

Pesawat Sederhana– Pesawat sederhana adalah alat yang digunakan untuk memudahkan suatu pekerjaan, tanpa harus mengecilkan suatu usaha. Misalnya pada saat seorang ibu rumah tangga menimba air ke dalam sumur, dengan menggunakan bantuan katrol. Atau saat buruh angkut menggunakan bidang miring untuk menaikkan barang ke atas truk, dan ketika seorang pelayan restoran membuka botol minuman dengan menggunakan pembuka botol. Alat tersebut termasuk ke dalam contoh pesawat sederhana yang bisa anda jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Tuas

Tuas atau pengungkit adalah semua benda yang keras yang bisa berputar dengan hanya berpusat pada satu titik saja. Sistem tuas ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu beban, kuasa, dan titik tumpu. Tempat dimana sebuah beban disebut dengan titik beban, tempat dimana gaya bekerja dan disebut dengan titik kuasa, dan tempat poros berputar yang disebut dengan titik tumpu.

Jarak diantara titik tumpu dan titik kuasa disebut dengan lengan kuasa, sedangkan jarak antara titik beban dengan titik tumpu disebut dengan lelang beban. Pada tuas tersebut berlaku sebuah prinsip momen gaya.

Perbandingan diantara berat beban dengan gaya kuasa disebut dengan keuntungan mekanik atau KM. berdasarkan letak pada titik beban, titik tumpu dan titik kuasa tuas ini dibedakan menjadi tiga macam. Diantaranya yaitu  :

Baca Juga :  Pengertian Pembiasan Cahaya & ( Syarat – Peristiwa – Hukum – Arah ) Lengkap

1. Tuas Kelas Pertama

Pada kelas atau tuas yang pertama titik tumpunya berada pada titik berat dan titik kuasa. Contoh tuas jenis pertama ini adalah alat yang menggunakan prinsip kelas pertama seperti misalnya gunting, tang, catut pencabut kuku.

2. Tuas Kelas Kedua

Di kelas kedua titik bebannya ada diantara titik kuasa dan titik tumpu. Contoh alat yang menggunakan tuas jenis kelas kedua ini adalah pembuka botol, gerobak dorong satu roda dan pemotong kertas.

3. Tuas Kelas Ketiga

Di kelas ketiga titik kuasa ada diantara titik beban dan titik tumpu. Contohnya adalah alat yang menggunakan prinsip kelas kedua ini adalah stapler, alat pancing, dan pinset.

Katrol

Katrol adalah roda yang memiliki alur yang melingkar sehingga tali atau rantainya bisa bergerak di dalamnya. Katrol biasanya digunakan untuk menimba air di sumur, ujung tiang bendera dan lain sebagainya.

1. Katrol Tetap Tunggal

Katrol jenis ini terikat tetap pada langit-langit atau pada dinding. Contoh soal katrol ini sering digunakan untuk membantu menaikkan beban yang ringan. Misalnya air dari sumur, material bangunan yang ada di pekerjaan konstruksi dan lain sebagainya.

Sebuah beban berat yang diangkat dengan memberikan gaya tarikan di ujung tali yang lainnya. Gaya akan mengakibatkan beban yang bergerak ke atas. Bila gaya yang diberikan cukup untuk mengakibatkan beban yang bergerak, dengan kecepatannya yang konstan maka akan berlaku hukum 1 Newton.

2. Katrol Tunggal Bergerak

Katrol jenis ini bisa bergerak bebas bersama-sama dengan beban yang diangkat. Bila gaya yang diberikan cukup untuk mengakibatkan beban yang bergerak dengan kecepatan konstan, maka akan berlaku hukum 1 Newton.

3. Sistem Katrol

Sistem katrol terdiri dari beberapa katrol yang dirangkai untuk bisa memudahkan proses dalam mengangkat beban. Jika gaya yang diberikan cukup untuk mengakibatkan beban yang bergerak dengan kecepatan konstan, maka akan berlaku hukum 1 Newton.

Baca Juga :  Pengertian dan Perubahan Wujud Zat Cair, Padat, Maupun Gas Terlengkap

Bidang Miring

Benda yang berat biasanya akan lebih mudah dinaikkan bila menggunakan bidang yang miring, itulah contoh bidang miring di kehidupan sehari-hari. Gaya yang dibutuhkan juga akan lebih kecil bila benda didorong di bidang yang miring, daripada jika mengangkatnya secara langsung. Artinya bidang miring juga memiliki keuntungan mekanik.

Keuntungan mekanin pada bidang miring merupakan perbandingan antara panjang bidang miring, dengan tinggi bidang miring.

Demikian penjelasan tentang pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dapat dipahami dan memberi manfaat.

Baca Juga :