Kisah Perjalanan Hidup Nabi Muhammad dari Lahir Hingga Wafat “Lengkap”

4.2 (84.76%) 21 votes

Kisah Singkat Nabi Muhammad SAW Mulai dari Lahir

ini adalah artikel untuk Anda baca dan Anda pelajari. Kisah Singkat Nabi Muhammad SAW tidak akan selesai tertuang dalam jutaan bahkan miliaran untuk mengingat dan menguraikan sejarahnya Nabi Muhammad SAW dari awal hingga akhir hayatnya. Tetapi untuk waktu kali ini, satujam hanya menguraikan sedikit saja sejarah singkat nabi Muhammad SAW.

Sejarah Singkat Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW merupakan nabi dan Rasul paling akhir yang diutus ke dunia ini agar membawa manusia ke jalan yang terang benderang. Beliau lahir dari rahim seorang ibu yang namanya adalah  Siti Aminah dan memiliki bapak yang namanya adalah Abdullah.

Kelahiran beliau tepat pada tahun gajah yaitu secara spesifiknya adalah hari Senin, 12 Rabiul Awal atau 22 April 571 M di kota Mekkah. Kemudian beliau wafat di kota Madinah disaat berusia 63 tahun tepatnya tanggal 8 Juni 632 M.

Nabi Muhammad lahir dalam kondisi yatim, yang mana saat nabi Muhammad SAW masih berada dalam rahim ibunya, ayahnya, Abdullah sudah meninggal dunia. Nabi Muhammad sendiri merupakan anggota keluarga yang terhormat karena termasuk anggota keluarga bangsawan Bani Quraisy.

Kelak nabi yang memiliki nama lengkap Muhammad bin Abdullāh dan nabi yang terlahir di tengah keluarga Bani Quraisy ini akan mensyiarkan ajaran agama Islam. Adapun nama Muhammad dikasih oleh kakek tersayangnya yang bernama Abdul Muthalib. Muhammad memiliki arti yaitu orang yang terpuji.

Baca Juga :  Perusahaan Perseorangan : Pengertian, Syarat dan Ciri-Cirinya Lengkap

Masa Kelahiran Nabi Muhammad

Sebelum kedatangan Nabi Muhammad, terdapat banyak hal yang terasa sangat beda apabila daripada dengan sesudah kelahirannya dan terdapat sinyal dan peristiwa yang terlihat amat luar biasa ketika masa itu.

Masa Jahiliyah

Zaman jahiliyah merupakan zaman kebodohan, sebelum kedatangan nabi. Yang mana umat nabi saat itu sudah memiliki kebiasaan beribadah pada patung-patung berhala. Mereka juga memiliki budaya main judi, maksiat, mabuk-mabukan dan merendahkan derajat kaum wanita. Hidupnya bergonta ganti tempat dan terbagi menjadi sejumlah suku yang dinamakan dengan kabilah.

Hidup benar benar bebas dan tidak terdapat semacam pedoman dan aturan dalam bermasyarakat, jadinya kehidupan pada masa itu amat berantakan.

Peristiwa Tahun Gajah

Peristiwa “Tahun Gajah” adalah peristiwa yang mana adanya penyerangan menuju kota Makkah yang dilakukan oleh para Pasukan Abrahah, ketika waktu kelahiran Nabi Muhammad. Tahun Gajah ini adalah tahun adanya peristiwa penyerbuan Ka’bah oleh tentara atau pasukan Gubernur Habsyi atau raja Abrahah dari Yaman.

Segerombolan pasukan Gajah yang dalam komandonya tersebut berencana menghancurkan Ka’bah sebab akan membuat bangsa Quraisy menjadi semakin terhormat dan di tiap tahunnya umat manusia beramai-ramai berkunjung ke sana untuk melaksanakan ibadah haji.

Hal tersebutlah yang menyebabkan Abrahah hendak membelokkan umat manusia supaya jangan lagi berkunjung ke Makkah. kemudian Abrahah membangun gereja yang sangat besar di Shan’a yang dinamakan Al-Qulles.

Akan tetapi upayanya tersebut tidak sukses, karena tidak ada satu pun yang hendak berkunjung ke gereja Al Qulles tersebut. Abrahah benar benar marah dan pada akhirnya dia menggerakan seluruh tentara bergajah buat merobohkan ka’bah.

Ketika sudah di dekat Makkah pasukan bergajah mengambil secara paksa harta benda penduduk demikian pula 100 ekor Unta kepunyaan Abdul Muthalib kakek nabi Muhamad. Saat ka’bah mau dirobohkan, Allah SWT mengirim burung Ababil buat membawa kerikil Sijjil dengan paruhnya.

Baca Juga :  Contoh Teks Berita Singkat (Contoh, Naskah dan Penjelasan) Lengkap

Kerikil-kerkil tersebut kemudian dijatuhkan tepat terkena kepala tiap tiap pasukan bergajah tersebut sampai tembus ke badan mereka dan tewas. Kejadian tersebut ini diabadikan di dalam Al-Qur’an surat Al Fiil ayat 1-5. (QS 105 :1-5). Akhirnya Pasukan bergajah tersebut hancur lebur terkena adzab dari Allah SWT. Pada waktu tersebut juga lahirlah seorang nabi akhir zaman yakni Muhammad dari pasangan suami istri Abdullah dan Siti Aminah. Peristiwa tersebut yang merupakan tanda tahun kelahiran Muhammad dan pada akhirnya dinamakan Tahun Gajah.

Masa Kecil Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad mulai dari bayinya sudah dikasih kehidupan sama seperti manusia biasa, padahal beliau amat dimuliakan oleh Allah SWT, walaupun semenjak di kandungan beliau sudah ditinggal oleh Ayahnya. Beliau lahir dengan kondisi yatim, dan juga saat usia 6 tahun beliau sudah ditinggal oleh ibunya.

Yang mana akhirnya beliau seutuhnya adalah seorang yatim piatu, jadi beliau merasakan hal hal yang dialami oleh manusia biasanya. Kemudian pada umur 8 tahun, beliau ditinggal lagi oleh kakeknya Abdul Muthalib. Semua Kehidupan yang beliau jalankan bisa jadi contoh untuk semua umat manusia.

Semenjak kecilnya beliau sudah mendapatkan ibu susuan diantaranya adalah disusui oleh Tsuaibah kurang lebih 3 hari kemudian oleh Abdul Muthalib ditunjuk Halimah As-Sa’diyah untuk menyusuinya dan diasuh olehnya selama lebih dari 6 tahun. Semenjak di umur 5 bulan beliau telah mampu berjalan serta di umurnya yang 9 bulan sudah fasih untuk berbicara. Pada waktu kecilnya beliau pula sudah menggembalakan domba.

Setelah kakeknya wafat, maka kepengasuhan diserahkan kepada paman beliau yaitu Abu Thalib. Di umurnya yang menginjak ke 12 tahun, pamannya mengajaknya berdagang ke tempat yang jauh yaitu negeri Syam. Abi Thalib sendiri merawat nabi hingga kurang lebih selama 40 tahun.

Baca Juga :  Seni Rupa : Pengertian, Unsur, Fungsi Dan Jenisnya Lengkap

Dibelahnya Dada Muhammad

Ketika usia nabi Muhammad 4 tahun, beliau ditelantangkan oleh Malaikat Jibril, kemudian membelah dadanya dan mengambil hati dan segumpal darah dari dada nabi Muhammad SAW lalu malaikat Jibril membersihkannya dan menempatkan lagi ke asalnya dan nabi Muhammad masih dalam kondisi sehat bugar.

Dakwah Nabi Muhammad SAW

Rasulullah SAW mendapatkan wahyu agar berdakwah dan mensyiarkan risalah agama Islam dan mengajak umat manusia  agar beribadah dan kepada menyembah Allah SWT. Untuk awal-awal beliau mensyiarkan dakwahnya dengan cara sembunyi sembunyi.

Beberapa orang yang berhasil didakwahkan dan masuk agama Islam pertama kali adalah Assabiqunal Awwwalun yakni keluarga dan para sahabatnya,seperti istri beliau Siti Khadijah, sahabatnya Ali bin Abi Thalib, Abu Bakar As-Shiddiq, anak angkatnya Zaid bin Haritsah, Utsman bin Affan, Zubair dan masih banyak lagi keluarga dan para sahabat Rasul lainnya.

Kurang lebih 3 tahun lamanya Rasulullah SAW menjalankan dakwah dengan sembunyi sembunyi mulai satu rumah menuju rumah yang lain. lalu turunlah surat Al Hijr: 94 (QS 15 ayat 94). Yang artinya “Maka sampaikanlah secara terang-terangan segala apa yang telah diperintahkan kepadamu dan berpalinglah dari orang-orang musyrik (QS Al Hijr : 15)”.

Karena datangnya ayat ini, akhirnya Rasulullah SAW mulai memberanikan diri untuk dakwahnya dengan terang-terangan. Adapun reaksi orang-orang Quraisy ketika itu amat marah dan menolak penyiaran islam yang dibawa oleh nabi hingga sampai nyawa nabi Muhammad menjadi terancam.

Akan tetapi Nabi dan para sahabatnya semakin tabah dan tangguh dengan tantangan dan hambatan yang dihadapi serta  ketabahan dan sabar meskipun ejekan, caci maki, olok-olokan dan menolak semua risalah beliau.