Kerajinan Bahan Lunak : Pengertian, Jenis Dan Contohnya Lengkap

5 (100%) 1 vote

Kerajinan Bahan Lunak : Pengertian, Jenis Dan Contohnya Lengkap

Kerajinan Bahan Lunak – Kerajinan bahan lunak adalah suatu jenis produk kerajinan yang menggunakan bahan yang sifatnya lunak, sebagai dasar pembuatannya.

Jenis-Jenis Kerajinan Bahan Lunak

Bahan lunak ini terbagi ke dalam dua jenis, yaitu bahan lunak yang alami dan bahan lunak buatan. Kerajinan yang terbuat dari bahan lunak ini adalah produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar, yang sifatnya lunak. Beberapa bahan lunak yang digunakan dalam produk kerajinan diantaranya sebagai berikut :

Bahan Lunak Alami

Merupakan jenis bahan lunak yang didapatkan dari alam sekitarnya, dan cara pengolahannya pun dengan cara alami tidak dicampur lagi dengan bahan atau kombinasi buatan lainnya. Contohnya yaitu tanah liat, serat alam dan kulit hewan.

Bahan Lunak Buatan

Adalah jenis bahan yang dibuat untuk karya kerajinan yang diolah kembali menjadi bahan lunak. Berbagai macam karya kerajinan dari bahan-bahan lunak itu bisa dibuat berdasarkan bahan pembuatnya. Bahan yang biasa digunakan yaitu bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons, dan sebagainya. Bahan lunak buatan ini juga merupakan bahan untuk sebuah karya kerajinan yang sudah diolah menjadi lunak. Contohnya yaitu Bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons, dan lain-lain.

Fungsi Kerajinan Bahan Lunak

Fungsi Pakai

Benda atau barang yang berasal dari bahan yang lunak, mempunyai fungsi yang biasanya digunakan untuk wadah, alat, atau pelengkap busana. Sebagai suatu benda pakai yang tujuan pembuatannya mengutamakan fungsinya. Sedangkan unsur keindahan atau estetikanya hanya sebagai pendukung saja. Fungsi pakai ini dibedakan menjadi beberapa macam yaitu fungsi bahan bangunan, wadah, pembersih dan fungsi hiburan. Fungsi sebagai bahan bangunan dapat berupa gips atau batako, sedangkan fungsi sebagai wadah dapat berupa kotak tisu. Dan fungsi hiburan misalnya seperti wayang kulit atau sebagai pembersih yang berupa keset.

Baca Juga :  Hukum Perdata di Indonesia : Pengertian, Kaidah dan Sumbernya Lengkap

Fungsi Hiasan

Kerajinan bahan lunak biasanya sebagai benda hias yang dibuat untuk dipajang sebagai hiasan atau sebagai elemen estetis, yang mengutamakan aspek keindahan dibandingkan dengan kegunaan. Contoh dari kerajinan bahan lunak ini memiliki fungsi hias yaitu patung, guci, dan sebagainya.

Contoh Produk Kerajinan Bahan Lunak

Produk kerajinan yang terbuat dari bahan lunak biasanya sangat beragam, mulai dari karya kerajinan yang digunakan untuk kebutuhan dalam fungsi pakai dan juga karya kerajinan untuk hiasan. Contohnya :

Kerajinan Tanah Liat

Kerajinan yang dibuat dari tanah liat sering kali dikenal oleh banyak orang sebagai kerajinan keramik. Kerajinan keramik ini merupakan karya kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat, yang melalui sebuah proses sedemikian rupa. Misalnya dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir. Yang kemudian menghasilkan barang/benda dan juga sebuah benda hias yang indah. Contohnya gerabah, vas bunga, guci, piring. Berikut contoh kerajinan gerabah dan keramik.

Indonesia memiliki aneka ragam kerajinan keramik yang berasal dari berbagai daerah. Dengan ciri khas pada bentuk, teknik, dan ragam hias yang ditunjukkan. Kekayaan hatati di Indonesia sudah menginspirasi keindahan dan keunikan, dalam bentuk kerajinan keramik menjadi keramik nusantara dengan karakteristiknya tersendiri. Yang berbeda dengan keramik Cina, Jepang, dan negara-negara lainnya.

Kerajinan Serat Alam

Bahan-bahan serat alam biasanya akan menghasilkan kerajinan tangan yang beraneka ragam, contohnya tas, dompet, topi, alas meja, tempat lampu. Teknik pembuatan keramik yang dibuat dari serat alam ini sebagian besar dibuat dengan cara dianyam.

Kerajinan Kulit

Kerajinan yang satu ini menggunakan bahan baku yang berasal dari kulit yang telah disamak, kulit mentah atau sintetis. Contohnya tas, sepatu, wayang, dompet, jaket. Kulit yang dihasilkan dari hewan misalnya sapi, kambing, kerbau, dan buaya, bisa dijadikan bahan dasar sebuah kerajinan.

Baca Juga :  Instrumen Pasar Modal : Pengertian Dan Fungsinya Lengkap

Kerajinan Gips

Gips adalah bahan mineral yang tidak larut dengan air di waktu yang lama, bila sudah menjadi benda padat. Kandungan gips ini terdiri dari jenis zat hidrat kalsium sulfat dan juga beberapa mineral misalnya karbonat, borat, nitrat, dan sulfat. Yang bisa terlepas sehingga gips dalam proses pengerasannya menjadi panas. Prosesnya harus dicairkan dahulu bila ingin dibentuk sesuai dengan yang diinginkan. Sehingga harus dibuat cetakan. Pada umumnya semua produk gips ini memerlukan cetakan. Bahan utama dalam pembuatan cetakan tersebut diantaranya silicone ruber, namun yang paling mudah dicari adalah plastisin atau tanah liat. Fungsi dari kerajinan gips biasanya bisa berupa hiasan dinding, mainan dan masih banyak lagi.

Kerajinan Lilin

Pembuatan dalam bahan dasar lilin cukup sederhana dan cukup mudah, bisa dilakukan juga oleh semua orang. Bila kita akan mengubah bentuknya menjadi benda kerajinan yang unik, tentu harus dicairkan dengan proses pemanasan di atas api atau kompor.

Kerajinan Sabun

Kerajinan yang dibuat dari sabun sangat unik, dan bahan yang dibutuhkan juga adalah sabun batangan. Sabun bisa diolah dengan dua cara, yaitu dengan mengukir sabun yang menghasilkan karya seperti binatang, buah, dan flora ukiran. Cara yang kedua adalah dengan membentuk sabun tersebut, misalnya sabun yang diparut sampai menjadi bubuk, lalu dicampur dengan sedikit air. Setelah itu dibuat adonan seperti saat membuat bentuk dari plastisin.

Kerajinan Bubur Kertas

Sisa kertas juga bisa dimanfaatkan untuk beragam karya kerajinan. Salah satu alternatifnya adalah dengan memanfaatkan sisa kertas yang dibuat dari bubur kertas, untuk bahan berkarya dalam membuat kerajinan.

Proses pembuatan bubur kertas ini dilakukan dengan langkah sebagai berikut :

  1. Siapkan kertas bekas terlebih dahulu, misalnya kertas tisu atau bisa juga kertas koran. Lelu robek dan gunting menjadi beberapa potongan kecil yang lembut.
  2. Setelah itu masukkan potongan kerta tersebut ke dalam baskom atau ember pelastik, kemudian siram dengan menggunakan air hangat.
  3. Lalu masukkan satu sendok teh garam, karena garam bermanfaat dalam menghindarkan kertas menjadi busuk.
  4. Potongan kertas yang sudah direndam tadi diberi garam dan didiamkan selama 1-2 hari sampai menjadi lunak.
  5. Dua hari setelah itu kertas pun akan menjadi lunak dan juga hancur, kemudian saring dengan menggunakan kain. Bisa juga dengan menggunakan kain lap yang pori-porinya besar. Keempat tepi kain disatukan lalu diplintir sampai airnya terpisah dari ampasnya.
  6. Setelah itu buang air perasan kertas, lalu masukkan potongan kertas tadi yang airnya sudah diperas ke dalam wadah lalu remas sampai hancur. Tambahkan sedikit air ketika meremasnya.
  7. Selanjutnya buatlah larutan pasta dengan cara mencampurkan dua sendok makan tepung kanji, dan air secukupnya. Bila pasta terlalu cair tambahkan lagi tepung kanji.
Baca Juga :  Nama nama Candi di Indonesia Beserta letak dan Fungsinya

Demikianlah penjelasan mengenai kerajinan bahan lunak yang lengkap. Semoga memberi manfaat.

Baca Juga :