Karya Ilmiah : Pengertian, Struktur dan Cirinya Lengkap

5 (100%) 1 vote

Pengertian Karya Ilmiah, Struktur Dan Ciri Karya Ilmiah

Materi Karya Ilmiah – Karya ilmiah adalah karya tulis yang dibuat untuk memecahkan permasalahan dengan landasan teori, dan metode ilmiah. Isi dari karya ilmiah ini biasanya berupa data, fakta, dan juga solusi tentang suatu masalah yang diangkat. Penulisan karya ilmiah dilakukan dengan runtut dan sistematis.

Struktur Karya Ilmiah

Pendahuluan

Bagian pendahuluan ini berisi dasar penelitian ilmiah yang dilakukan, masalah yang diangkat serta mekanisme penyelesaian dari masalah tersebut.

Isi dan Pembahasan

Di bagian isi dan pembahasan ini biasanya terdiri dari datu atau lebih bab. Jumlah bab di bagian ini berbeda-beda, tergantung sebarapa sulit pembedahan dan pembahasan dari berbagai bahan penelitian.

Kesimpulan

Isi dari kesimpulan adalah hasil analisis dari bagian isi dan pembahasan. Kesimpulan yang disampaikan di bagian ini berupa penjelasan yang singkat dan padat, tentang hasil dari suatu analisis. Biasanya bagian ini hanya terdiri dari satu bab saja.

Ciri Karya Tulis Ilmiah

1. Reproduktif

Karya ilmiah ditulis oleh seorang peneliti atau oleh penulis, dan harus diterima atau dimaknai oleh pembaca sesuai dengan makna yang ingin disampaikan penulis. Pembaca juga harus bisa memahami konten dari karya ilmiah tersebut.

2. Tidak bermakna ambigu

Ciri yang kedua berkaitan dengan ciri reproduktif. Dalam sebuah karya ilmiah harus memberi pemahaman yang detail, dan tidak dikemas dengan bahasa yang tidak membingungkan. Sehingga maksud dari karya ilmiah itu, dapat langsung diterima oleh pembaca.

Baca Juga :  4 Metode Pidato dan Pengertiannya Lengkap

3. Tidak emotif

Karya ilmiah ditulis dengan tidak melibatkan aspek perasaan pada penulisnya. Karena di dalamnya harus dibeberkan fakta, yang diperoleh dari hasil analisis penelitian. Bukan dari perasaan subjektif dari penulisnya.

4. Menggunakan bahasa yang baku

Harus menggunakan bahasa yang baku agar mudah dimengerti. Penggunaan bahasa baku ini meliputi setiap aspek, dalam penulisannya. Mulai dari menulis sumber, teori, sampai menarik kesimpulan. Karya tulis ilmiah yang tidak baku, hanya membuat pembacanya kebingungan dari apa yang ingin disampaikan penulis.

5. Menggunakan kaidah keilmuan

Dalam menulis karya ilmiah harus menggunakan kaidah keilmuan atau istilah akademik, dari bidang penelitian yang dilakukan oleh penulis. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa si peneliti atau penulisnya mempunya kapabilitas yang memadai, di dalam bidang kajian yang dibahas di dalam karya ilmiah. Penggunaan kaidah atau atau istilah yang ilmiah itu akan menjadi takaran seberapa ahli peneliti, di bidang keilmuan tersebut.

6. Bersifat dekoratif

Penulis karya ilmiah harus menggunakan istilah atau kata yang mempunyai satu makna. Rasional artinya penulis harus menonjolkan keruntutan pikiran yang logis, dan kecermatan dalam penelitian. Kedua hal ini penting karena suatu karya ilmiah harus menyampaikan maksud dari penelitian, yang dilakukan oleh penulis tanpa harus membingungkan pembaca.

7. Terdapat kohesi

Suau karya ilmiah harus memiliki kesinambungan diantara bagian dan babnya, yang bersifat straight forward. Artinya tidak bertele-tele atau tepat pada sasaran. Sebuah karya ilmiah di setiap bagiannya harus mempunyai alur logika, yang saling berhubungan. Penyampaiannya pun harus tepat sasaran dengan apa yang ingin disampaikan penulis.

8. Bersifat objektif

Suatu karya ilmiah juga harus bersifat objektif. Hal ini penting karena karya ilmiah tidak dibuat berdasarkan perasaan dari penulisnya. Karya ilmiah harus menunjukkan fakta dan data dari hasil analisisnya. Sehingga tidak akan memiliki kecondongan yang subjektifitas.

Baca Juga :  Musikalisasi Puisi: Pengertian, Manfaat, Cara, Metode dan Contohnya Lengkap

9. Menggunakan kalimat yang efektif

Penulisan suatu karya ilmiah juga harus efektif. Ciri ini berhubungan dengan ciri yang sebelumnya. Tujuannya adalah agar dalam penggunaan kalimat di dalamnya, tidak membuat pembaca pusing dan penggunaan kalimatnya tidak berputar-putar. Penggunaan kalimat seperti itu hanya akan membuat pembaca bingung.

Demikian pembahasan lengkap mengenai materi karya ilmiah, yang meliputi pengertian, struktur dan cirinya. Semoga dapat dipahami dan bermanfaat.

Baca Juga :