Hipertensi : Pengertian, Gejala, Penyebabnya, Makanan Yang Dapat Menurunkan Hipertensi Lengkap

5 (100%) 1 vote

Hipertensi : Pengertian Dan Penyebabnya Lengkap

Pengertian Hipertensi – Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah gangguan yang terjadi pada sistem peredaran darah, yang bisa menyebabkan kenaikan pada tekanan darah di atas batas normal. Biasanya tekanan darah tinggi tersebut lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi berasal dari bahasa Inggris dan berasal dari dua kata, yaitu hyper yang artinya tinggi dan tension yang artinya tegangan.

Pada saat dilakukan pemeriksaan tekanan darah akan menghasilkan dua angka, yaitu angka yang tinggi dan yang rendah. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi atau sistolik, untuk angka yang lebih rendah akan diperoleh ketika jantung sedang berelaksasi atau diastolik. Tekanan darah yang kurang dari 120/90 mmHg, bisa diartikan sebagai tekanan darah yang normal. Pada saat tekanan darah tinggi ini terjadi pada umumnya akan terjadi kenaikan tekanan sistolik dan juga diastolik.

Pada umumnya hipertensi juga terjadi pada saat tekanan darah mencapai 140/90 mmHg atau bahkan lebih. Pengukuran pada tekanan darah ini dapat dilakukan pada bagian lengan sebagai tiga kali, dalam jangka waktu beberapa minggu.

Gejala Hipertensi

Hipertensi ini juga harus selalu diwaspadai, karena secara umum penderita hipertensi tidak akan merasakan gejala yang berarti. Tetapi secara tidak sengaja gejala tersebut akan terjadi bersamaan, dan dipercaya ada hubungannya dengan gejala tekanan darah tinggi padahal dalam kenyataannya tidak. Gejala yang dimaksud misalnya seperti gejala sakit kepala, perdarahan dari hidung, kepala pusing, wajah menjadi kemerahan dan tubuh kelelahan, dan lain sebagainya. Gejala tersebut bisa terjadi pada siapa saja, bahkan pada orang yang tidak menderita hipertensi. Atau pada orang yang tekanan darahnya normal.

Baca Juga :  Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) : Pengertian, Dasar Hukum, Tujuan, Fungsi, Jenis dan Prinsipnya Lengkap

Apabila hipertensi sudah sampai ke level yang berat, atau bahkan menahun dan tidak dapat diobati maka akan timbul gejala lainnya seperti misalnya sakit kepala dan kelelahan, mual, muntah, sesak napas, gelisah, pandangan menjadi kabur yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal. Terkadang penderita hipertensi yang berat juga bisa mengalami penurunan kesadaran, bahkan sampai koma karena adanya pembengkakan di otak. Keadaan tersebut disebut dengan ensefalopati hipertensif, yang harus segera ditangani.

Penyebab Hipertensi

Jika dilihat dari penyebabnya hipertensi ini terdiri dari dua macam yaitu hipertensi primer dan sekunder. Hipertensi primer atau essensial adalah jenis hipertensi yang tidak atau belum diketahui apa penyebabnya. Yang terdapat pada (kurang lebih) 90% dari seluruh hipertensi yang ada.

Sedangkan hipertensi sekunder adalah jenis hipertensi yang disebabkan oleh adanya penyakit yang lain di dalam tubuh. Sedangkan hipertensi primer memiliki banyak penyebabnya, misalnya beberapa perubahan pada jantung dan pembuluh darah yang keduanya sama-sama menyebabkan meningkatnya tekanan darah menjadi tinggi.

Apabila diketahui apa penyebabnya, maka hipertensi tersebut adalah jenis hipertensi sekunder. Sekitar 5-10% penderita hipertensi penyebabnya adalah penyakit ginjal. Sedangkan sekitar 1-2% penderita hipertensi hanya berasal dari kelainan hormonal, atau pemakaian obat-obatan tertentu misalnya pil KB.

Penyebab lainnya dari hipertensi ini adalah feokromositoma, namun terbilang jarang. Feokromositoma adalah tumor yang terdapat pada kelenjar adrenal yang menghasilkan hormon epinefrin (adrenalin) atau norepinefrin (noradrenalin).

Masih banyak penyebab lainnya misalnya seperti kegemukan atau obesitas, gaya hidup yang tidak aktif seperti malas berolahraga, stress, konsumsi alkohol, atau penggunaan garam di dalam makanan yang berlebihan, dan lain sebagainya. Hal-hal seperti itu dapat memicu terjadinya hipertensi pada orang-orang, yang mempunyai kepekaan yang diturunkan. Stress juga cenderung menyebabkan kenaikan tekanan darah untuk sementara waktu, bila stress tersebut sudah berlalu, tekanan darah pun akan normal kembali.

Baca Juga :  Pengertian, Ciri dan Contoh Workshop Menurut Para Ahli

Penyebab hipertensi sekunder lainnya diantaranya yaitu :

  • Penyakit Ginjal : Stenosis arteri renalis, Pielonefritis, Glomerulonefritis, Tumor-tumor ginjal, Penyakit ginjal polikista (biasanya diturunkan), Trauma pada ginjal (luka yang mengenai ginjal), Terapi penyinaran yang mengenai ginjal.
  • Kelainan Hormonal : Hiperaldosteronisme, Sindroma Cushing, Feokromositoma.
  • Obat-obatan : Pil KB, Kortikosteroid, Siklosporin, Eritropoietin, Kokain, Penyalahgunaan alkohol, Kayu manis (dalam jumlah sangat besar).
  • Penyebab Lainnya : Koartasio aorta, Preeklamsi pada kehamilan, Porfiria intermiten akut, Keracunan timbal akut.

Makanan Yang Dapat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Anda juga bisa mengkonsumsi beberapa jenis makanan alami yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi, diantaranya yaitu Bayam, Biji Bunga Matahari, Kacang-kacangan, Pisang, Kedelai, Kentang, Avokad, Cokelat Pekat, Mentimum, Melon, Semangka.

Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian hipertensi. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda.

Baca Juga :