Contoh Teks Negosiasi : Pengertian, Ciri, Tujuan, Tahap dan Strukturnya Lengkap

5 (100%) 1 vote

Contoh Teks Negosiasi, Pengertian, Ciri, Tujuan, Tahap dan Strukturnya

Pengertian Teks Negosiasi Dan Contohnya – Negosiasi adalah bentuk dari interaksi sosial saat beberapa pihak terlibat untuk menyelesaikan suatu tujuan, yang berbeda atau bertentangan. Pengertian lainnya dari negosiasi yang diambil dari kamus oxford adalah, sebuah cara yang dilakukan untuk mencapai sebuah kesepakatan dengan melewati diskusi yang formal.

Pengertian Teks Negosiasi

Teks Negosiasi adalah salah satu bentuk interaksi sosial, diantara dua belah pihak atau lebih, yang memiliki tujuan untuk mencapai kesepakatan bersama. Yang dimana setiap pihak harus merasa diuntungkan. Pada intinya negosiasi adalah komunikasi yang digunakan ketika ada perbedaan kepentingan, atau kebutuhan yang menimbulkan suatu pertentangan. Pertentangan ini dapat diatasi atau dipecahkan dengan adanya negosiasi atau suatu perundingan. Yang akan menguntungkan kedua belah pihak.

Sebuah masalah bisa diselesaikan dengan mudah jika setiap pihak dapat memberi penawaran, untuk mendapatkan solusi yang baik di dalam suatu perundingan atau negosiasi. Maka dari itu saat seseorang semakin lihai dalam bernegosiasi, maka orang tersebut bisa memenangkan perundingan tersebut.

Teks negosiasi juga bisa diartikan sebagai suatu teks yang di dalamnya terdapat proses untuk dapat mencapai sebuah kesepakatan atau perjanjian. Yang ada diantara kedua belah pihak. Agar kedua belah pihak merasa puas dengan kesepakatan atau kerjasama yang dilakukan.

Isi dari teks negosiasi adalah interaksi yang terjadi diantara 2 atau lebih orang, yang memiliki kepentingan yang berbeda. Untuk mencapai adanya titik tengah, atau jalan keluar dari permasalahan yang ada, dengan dilakukannya suatu negosiasi.

Ciri-Ciri Negosiasi

  1. Menghasilkan sebuah perjanjian atau adanya kesepakatan bersama.
  2. Memutuskan suatu solusi tertentu dan menjadikan solusi tersebut sebagai sarana dalam menyelesaikan masalah.
  3. Menitikberatkan atau memprioritaskan pada kepentingan bersama.
  4. Memberi penyelesaian yang menguntungkan pada kedua belah pihak.
  5. Memiliki tujuan yang lebih praktis, sebagai media penghasil kesepakatan yang dapat diterima oleh seluruh pihak yang memiliki kepentingan.
Baca Juga :  34 Contoh Gurindam Pendidikan Dalam Bahasa Indonesia Lengkap

Ciri-ciri Teks Negosiasi

  1. Memiliki isi pasangan mengenai suatu aturan.
  2. Ada pembahasan yang persuasif atau untuk membujuk suatu hal.
  3. Memiliki bahasa yang santun dan juga sopan.
  4. Bersifat memenuhi perintah dengan memerintah.
  5. Hasil dari kesepakatan negosiasi yang tidak memberatkan atau merugikan kedua belah pihak.

Tujuan Negosiasi

  1. untuk menyatukan perbedaan pendapat yang ada di dalam pihak-pihak yang memiliki kepentingan.
  2. Mendapat jalan keluar ataupun solusi yang berupa kesepakatan diantara pihak yang memiliki kepentingan.
  3. Mencegah atau untuk menghindari segala kerugian yang akan memberatkan salah satu pihak yang memiliki kepentingan.

Struktur Teks Negosiasi

Pada umumnya struktur dalam teks negosiasi berupa pembukaan, isi, dan juga penutup. Berikut penjelasan lengkapnya :

1. Pembukaan Teks Negosiasi

Pembukaan ini secara umum berisi tentang basa basi atau sekadar pengenalan diri, sapa, dan salam dengan tujuan untuk menggiring sebuah topik.

2. Isi Teks Negosiasi

Isi teks biasanya berisi tentang pembahasan, yang dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu penyampaian materi mengenai tawaran dan solusi permasalahan. Penyampaian materi ini berisi tentang pemberitahuan dan pernyataan, mengenai masalah yang akan diselesaikan. Sedangkan maksud dari tawaran dan solusi adalah, bagian dari isi negosiasi atau proses penyelesaian dari tujuan yang berbeda. Sampai diperoleh perjanjian atau kesepakatan diantara kedua belah pihak.

3. Penutup Teks Negosiasi

Bagian penutup pada teks negosiasi adalah bagian yang paling akhir di dalam sebuah teks negosiasi. Secara umum isi penutup pada teks negosiasi adalah basa basi yang mengandung arti. Contohnya yaitu ucapan terima kasih dan lain sebagainya.

 Tahap-Tahap Negosiasi

1. Persiapan Dan Perencanaan

Di bagian ini diharapkan ada keputusan yang diinginkan, lengkap dengan alasannya. Di tahap ini anda juga harus mengumpulkan data yang kuat untuk mendukung posisi anda. Memberi argumen boleh dilakukan selama dilakukan dengan tenang dan bijaksana. Selain itu anda juga perlu menentukan apa saja yang dibutuhkan oleh pihak lain dan sebutkan alasannya. Dengan memahami kemampuan dari pihak lain, maka anda dapat mengatur dan mengembangkan strategi di dalam bernegosiasi.

2. Definisi Peraturan

Yaitu menentukan garis besar dan peraturan dalam bernegosiasi, siapa saja yang akan menjai bagian dalam negosiasi tersebut, dan permasalahan apa saja yang akan dinegosiasikan. Selain itu tentukan juga waktu dan tempat, berapa lama, kapan, dan lokasi dari negosiasi itu sendiri.

Baca Juga :  Puisi Kontemporer : Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis dan Contohnya Lengkap

3. Penjelasan Dan Pembenaran

Di tahap ini semua pihak harus menyampaikan keinginannya. Anda bisa memberi dokumentasi yang diperlukan untuk mendukung posisi anda.

4. Tawar Menawar Dan Penyelesaian Masalah

Di tahap tawar menawar ini proses mencari solusi tetap harus dilakukan. Dan diharapkan seluruh pihak akan fokus pada permasalahan dan kepentingan, bukan pada orang ataupun posisinya. Hal ini juga dilakukan untuk mendapatkan titik temu. Mengungkit hal yang sudah berlalu dapat menjadikan proses untuk solusi masalah yang lambat. Suatu ide yang bagus dan variatif akan membuat permasalahan selesai lebih cepat.

5. Penutup Dan Implementasi

Tahapan ini adalah tahapan akhir dari negosiasi. Semua hal yang dinegosiasikan harus diputuskan bersama dengan cara yang formal. Berikut hal-hal yang harus dipastikan :

  1. Dokumen yang sudah disepakati.
  2. Lihat kembali poin utama yang ada agar tidak muncul salah paham.
  3. Uraikan dengan jelas dan keseluruhan mengenai ketetapan pada persetujuan yang sudah dibahas.
  4. Buat perjanjian tertulis.
  5. Kedua pihak harus membaca dan menandatangani hasil kesepakatan bersama, dari hasil perundingan.

Contoh Teks Negosiasi

Contoh Teks Negosiasi Bisnis

PB           : Pegawai Bank

N             : Nasabah

PB           : Selamat siang Pak, ada yang bisa dibantu?

N             : Siang Bu, terima kasih.

N             : Begini Bu, maksud kedatangan saya adalah mau mengajukan proposal untuk peminjaman uang untuk bisnis kuliner milik saya.

PB           : Bisa saya lihat lebih dulu proposalnya Pak?

N             : Silahkan Bu.

PB           : Proposal yang baru saja anda ajukan ini bagus, dan tidak ada masalah sama sekali. Tapi sayangnya Bank tidak bisa memberikan jumlah yang anda ingingkan.

N             : Jadi Bank kira-kira bisa memberi berapa Bu?

PB           : Sebentar Pak, ini saya kalkulakikan dahulu. Hmmm. Jadi sepertinya kami hanya bisa memberikan setengahnya saja Pak. Dan besar bunganya sekitar 3,5% saja.

N             : Begitu ya Bu. Tidak bisa ditambah lagi Bu? Karena bisnis kuliner saya ini terbilang sangat sukses, dan sudah memiliki pelanggan tetap di mana-mana. Rencananya saya ingin memperluas tempat berjualan saya Bu, jadi saya butuh lebih banyak dari jumlah tersebut.

Baca Juga :  Pengertian Teks Laporan Percobaan : Ciri, Struktur, Cara Membuat Dan Contohnya Lengkap

PB           : Kalau begitu saya hitung lagi ya Pak. Saya usahakan.

PB           : Bagaimana kalau 250 juta Pak, kami hanya bisa menambahkan 50 juta saja dari jumlah yang kami tawarkan tadi.

N             : Tidak bisa ditambah lagi sedikit Bu? Atau digenapkan lagi menjadi 300 juta.

PB           : Mohon maaf Pak, itu jumlah dana yang sudah maksimal untuk Bapak. Jadi mohon maaf belum bisa ditambahkan lagi.

N             : Baiklah Bu, kalau begitu saya ambil saja.

Contoh Teks Negosiasi Jual Beli

Pembeli               : Harga gitar ini berapa ya Mas? Saya tertarik.

Penjual                 : Yang itu harganya 700 ribu Pak.

Pembeli               : Harganya tidak bisa kurang?

Penjual                 : Bisa lah Pak tipis-tipis, Bapak mau tawar berapa?

Pembeli               : 500 deh Mas.

Penjual                 : Wah tidak bisa Pas, itu harganya kejauhan. Saya malah rugi. Bagaimana kalau 600 saya kasih pas.

Pembeli               : Kurangin lagi dong Mas, 550 deh.

Penjual                 : Wah Maaf sekali Pak ini sudah murah. Bisa Bapak cek di toko sebelah, harganya lebih mahal dari sini.

Pembeli               : Yah, oke deh kalau gitu 600, saya ambil.

Contoh Teks Negosiasi Di Sekolah

KK           : Ketua Kelas

WK         : Wali Kelas

KK           : Saya dan teman-teman sekelas ada usulan mengenai tujuan tempat wisata Bu, bagaimana jika ke Pantai Pangandaran saja?

WK         : Kenapa harus ke Pantai Pangandaran?

KK           : Karena kalau ke Pantai Parang Tritis saja kita kan sudah bosan Bu. Sedangkan Pantai Pangandaran banyak yang belum mencoba ke sana.

WK         : Tapi Ibu sudah bicarakan tujuan wisata kita dengan Kepala Sekolah.

KK           : Bagaimana jika Ibu bicarakan lagi dengan Kepala Sekolah. Karena sayang jika ke Parang Tritis ternyata banyak teman-teman yang tidak ikut.

WK         : Bagaimana ya, tapi Ibu dan Kepala Sekolah sudah mempersiapkan banyak hal.

KK           : Atau bagaimana jika saya dan beberapa teman yang langsung mengutarakan ini pada Kepala Sekolah.

WK         : Boleh Nak, bicarakan langsung saja dengan Kepala Sekolah. Jika sudah laporkan lagi pada Ibu ya.

KK           : Siap Bu.

Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian teks negosiasi dan contohnya, semoga bisa memberi manfaat dan menambah wawasan.

Baca Juga :