Ciri Kearifan Lokal : Pengertian Dan Contohnya

Posted on
5 (100%) 1 vote

Ciri Kearifan Lokal : Pengertian Dan Contohnya

Ciri Kearifan Lokal – Apakah yang dimaksud dengan kearifan lokal? Kearifan lokal terdiri dari 2 suku kata, yaitu kearifan atau wisdom yang artinya adalah kebijaksanaan. Sedangkan local atau lokal artinya adalah daerah setempat. Maka pengertian kearifan lokal secara umum adalah, gagasan, nilai, atau pandangan yang berasal dari suatu tempat yang di dalamnya terdapat sifat yang bijaksana. Juga terdapat nilai-nilai yang baik yang kemudian diikuti dan dipercaya oleh masyarakat di suatu tempat, dan telah diikuti dengan cara turun temurun.

Ciri-Ciri Kearifan Lokal

  1. Memiliki kemampuan dalam mengendalikan.
  2. Menjadi benteng pertahanan dari pengaruh budaya luar.
  3. Memiliki kemampuan dalam mengakomodasi budaya luar.
  4. Memiliki kemampuan dalam memberi arahan pada perkembangan suatu budaya.
  5. Memiliki kemampuan dalam mengintegrasi atau menyatukan budaya luar dan budaya asli.

Kearifan lokal ini adalah pengetahuan yang eksplisit yang muncul dari suatu periode yang panjang dan berevolusi. Dengan masyarakat dan lingkungan yang ada di daerahnya berdasarkan apa yang sudah dialami. Jadi kearifan lokal di setiap daerah berbeda-beda, tergantung dari lingkungan dan kebutuhan hidupnya.

Contoh Kearifan Lokal

1. Hutan Larang Adat (Desa Rumbio Kec Kampar Prov Riau)

Kearifan lokal memiliki tujuan agar masyarakat sekitarnya bersama-sama melestarikan hutan yang ada di sana. Seperti misalnya ada peraturan tentang tidak diboleh menebang hutan sembarangan. Jika hal itu dilakukan maka pelaku akan dikenakan denda sebesar beras 100 kg atau berupa uang sebesar Rp.6.000.000,-.

Baca Juga :   10 Fungsi dan Pengertian Pancasila Bagi Indonesia Lengkap

2. Awig-Awig (Lombok Barat dan Bali)

Adalah aturan adat yang dijadikan pedoman untuk bertindak dan bersikap terutama dalam hal berinteraksi. Serta dalam hal mengolah sumber daya alam dan lingkungan, yang ada di daerah Lombok Barat dan Bali.

3. Cingcowong (Sunda/Jawa Barat)

Adalah suatu jenis upacara dalam meminta hujan, tradisi Cingcowong ini telah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Luragung untuk melestarikan budaya. Dan untuk menunjukkan permintaan pada Yang Maha Kuasa jika tidak ada kepatuhan pada setiap perintahNya.

4. Bebie (Muara Enim – Sumatera Selatan)

Adalah tradisi dalam menanam dan memanen padi dengan cara bersama-sama, yang tujuannya adalah agar proses pemanenan cepat selesai. Jika panen sudah selesai maka akan ada perayaan sebagai bentuk rasa syukur atas proses panen yang sukses dan berhasil.

Itulah penjelasan mengenai Ciri Kearifan Lokal yang banyak terjadi di Negara kita Indonesia. Semoga artikel ini dapat memberi manfaat dan menambah pengetahuan.

Baca Juga :