Cara Kerja Sistem Pernapasan Pada Manusia

5 (100%) 1 vote

Cara Kerja Sistem Pernapasan Pada Manusia

Sistem Pernapasan Pada Manusia – Sistem pernapasan yang ada pada manusia, memiliki sistem kerja yang sangat berat. Karena manusia bernapas setiap 12-20 kali setiap menitnya setiap hari. Yang dimana hal itu akan berlangsung secara terus menerut setiap harinya, dan tanpa berhenti.

Tetapi sebenarnya sistem pernapasan pada manusia, tidak hanya bekerja dalam hal bernapas saja. Karena organ yang terdapat di dalam sistem pernapasan, memiliki peran dalam indera penciuman juga. Serta membuat manusia memiliki kemampuan untuk berbicara.

Cara Kerja Sistem Pernapasan Manusia

Ada beberapa organ yang terdapat di dalam sistem pernapasan manusia, organ tersebut yaitu saluran udara, pembuluh darah paru, paru-paru dan otot pada pernapasan. Organ tersebut bekerja untuk membantu tubuh dalam hal pertukaran gas. Pertukaran gas yang terjadi di dalam pernapasan ada 2 macam, yaitu pertukaran gas antara darah dan udara serta pertukaran gas antara antara darah dengan sel yang berada di dalam tubuh. Intinya organ tersebut dapat membantu untuk menyalurkan udara ke seluruh tubuh.

Ada juga organ lainnya yang disebut dengan alveoli dan duktus atau saluran alveolus. Bentuk alveoli menyerupai bulatan seperti anggur, yang saling menempel antara satu dengan lainnya. Bersama dengan duktus, peran alveoli ini adalah bertanggung jawab dalam kerjanya pertukaran gas yang terjadi di dalam tubuh.

Baca Juga :  Sistem Peredaran Getah Bening (Limfa) dan Kelenjar Getah Bening

Fungsi dari organ pernapasan ini adalah menyaring, melembapkan, dan menghangatkan udara yang masuk ke dalam tubuh. Serta sebagai tempat pertukaran gas dan udara juga di dalam tubuh. Peran dan tugas lainnya dari sistem pernapasan ini adalah, untuk memelihara dan menyeimbangkan kondisi yang ada di dalam tubuh agar selalu dalam kondisi stabil. Di dalam istilah medis, kemampuan dalam menyeimbangkan kondisi ini disebut dengan homeostasis.

Organ Yang Terdapat Pada Sistem Pernapasan Manusia

Sistem pernapasan yang terdapat pada manusia di bagi menjadi 2 macam, yaitu sistem pernapasan bagian bawah dan sistem pernapasan bagian atas. Berikut penjelasan mengenai macam-macam sistem pernapasan tersebut.

1. Sistem pernapasan yang terdapat di bagian atas yaitu di luar rongga dada :

  • Hidung

Di dalam rongga hidung terdapat selaput lendir yang lengket, yang melapisi bagian di dalam rongga hidung. Fungsi dari selaput lendir tersebut adalah untuk menjebak segala jenis partikel debu, atau kotoran apapun yang masuk ke dalam hidung. Di dalam rongga hidung tersebut juga ada bulu halus, yang disebut dengan silia. Fungsi dari silia itu adalah untuk menghambat dan membuang segala jenis partikel debu, dan juga kotoran yang masuk ke dalamnya. Kotoran atau debu tersebut akan keluar kembali melalui hidung dengan cara bersin.

  • Sinus

Sinus adalah suatu ruangan yang di dalamnya terdapat udara, yang berada tepat di bagian tengkorak. Baik yang letaknya di sekitar pipi, wajah, tulang belakang, hidung ataupun dahi. Rongga tersebut akan berhadapan langsung dengan hidung.

  • Laring

Laring ini memiliki peran ganda yaitu berperan dalam hal pernapasan, dan juga yang membantu manusia untuk berbicara.

  • Faring

Organ yang satu ini akan dilewati oleh makanan dan minuman, saat makanan dan minuman itu berproses menuju ke saluran pencernaan. Faring juga berperan dalam hal kemampuan manusia dalam berbicara.

Baca Juga :  Batuan Sedimen : Pengertian, Jenis dan Contohnya Lengkap

2. Saluran pernapasan di bagian bawah meliputi :

  • Trakea

Trakea adalah jalan napas utama yang menuju ke paru-paru. Organ ini terletak di bagian bawah laring.

  • Bronkus

Bronkus merupakan organ yang bercabang dari trakea yang menuju ke paru-paru. Fungsi dari bronkus itu sendiri adalah untuk mengambil udara yang kemudian akan dilanjutkan ke paru-paru.

  • Paru-paru

Organ yang satu ini menjadi organ yang paling besar dan memiliki peran paling penting di dalam sistem pernapasan. Yang dimana tugasnya adalah untuk menampung udara, serta menyediakan oksigen untuk semua aktivitas yang terjadi di dalam tubuh yang lalu akan dialirkan ke bagian pembuluh darah. Setelah itu menghembuskan karbondioksida ke luar tubuh.

  • Diafragma

Diafragma adalah otot yang terdapat pada pernapasan utama. Organ ini dapat berkontraksi dan juga rileks dengan cara bergantian. Sehingga udara pun dapat masuk ke dalam paru-paru.

Proses Pernapasan Yang Terjadi Pada Manusia

Pada saat anda mulai bernapas, organ pernapasan akan bergerak secara bersamaan. Diafragma pun akan berkontraksi, sehingga paru-paru dapat memiliki ruang yang lebih besar untuk mengisi udara. Hal itu dilakukan untuk kebutuhan mengisi udara pada paru-paru dan otot tulang rusuk yang mengangkat ke bagian atas.

Kemudian udara akan masuk ke dalam hidung dan juga mulut, lalu akan melewati trakea dan tenggorokan. Ketika hal itu terjadi silia akan bergetar, agar lendir dan kotoran yang ada di hidung akan keluar melalui paru-paru. Setelah itu udara akan melalui bronkus dan bronkiolus, yang merupakan cabang dari paru-paru. Saat manusia membuang napas, maka sebagian besar organ di dalamnya akan bekerja kebalikannya.

Kelihatannya sistem pernapasan pada manusia ini memang sederhana, tetapi sebenarnya di dalam sistem tersebut ada banyak bagian penting. Dengan satu tarikan napas saja, organ di dalamnya akan menjalankan proses yang rumit. Yang juga saling bekerja sama untuk mendapat oksigen yang penting untuk kelangsung seluruh sistem yang ada di dalam tubuh. Maka dari itu jika anda mengalami gangguan yang terjadi di sistem pernapasan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter sebelum gangguan tersebut mengalir ke bagian tubuh lainnya.

Baca Juga :  Bioma : Pengertian, Macam-Macam dan Cirinya Lengkap

Itulah ulasan mengenasi sistem pernapasan pada manusia, yang dilengkapi dengan penjelasan mengenai organ lainnya di dalam tubuh. Semoga artikel ini dapat memberi manfaat.

Baca Juga :