6 Bentuk Kepedulian Terhadap Sumber Daya yang Terbatas

5 (100%) 1 vote

Bentuk Kepedulian Terhadap Sumber Daya yang Terbatas dalam Pemenuhan Kebutuhan Manusia

Keterbatasan merupakan bagian dan kehidupan, termasuk di dalamnya sumber daya yang ada. Baik sumber daya alam, sumber daya manusia maupun sumber daya berupa modal, semuanya memiliki keterbatasan. Ada yang cepat habis bahkan tidak bisa diperbaharui lagi, tetapi ada yang bisa diperbaharui lagi.

Bentuk Kepedulian Terhadap Sumber Daya yang Terbatas dalam Pemenuhan Kebutuhan Manusia

Oleh karena itu, untuk menjaga kelestarian lingkungan bagi kelangsungan hidup manusia dan generasi ke generasi, manusia perlu mempedulikan keadaan sumber daya sebagai alat pemenuhan kebutuhan agar tidak cepat punah.
Beberapa perilaku yang mencerminkan kepedulian terhadap sumber daya yang terbatas adalah sebagai berikut.

Pemanfaatan Sumberdaya secara Efektif dan Efisien

Hendaknya kita memanfaatkan sumber daya secara efisien dan efektif serta menggali yang belum dimanfaatkan. Hal ini dapat dilakukan dengan lima cara, yakni:

  • Mengubah bentuk benda untuk meningkatkan nilai basil. Misalnya tebu diubah menjadi gula, rotan diubah menjadi perabot rumah tangga, dan sebagainya.
  • Mengkombinasikan kegunaan benda, misalnya cokiat yang dicampur gula dan susu.
  • Memperbaiki barang yang rusak, misalnya mengelem buku yang rusak jilidannya dan sebagainya.
  • Mendaur ulang barang bekas untuk dij adikan barang yang bernilai guna. Misalnya botol kemasan air mineral diubah menjadi kap lampu atau hiasan dinding, dan sebagainya.
  • Mengadakan tebang pilih dalam pemanfaatan basil hutan dan mengadakan reboisasi. Misalnya hanya menebang pohon dengan diameter tertentu.
Baca Juga :  Peran Manifesto Politik 1925 : Kongres Pemuda 1928 dan Kongres Perempuan Pertama

Menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Keterbatasan kemampuan yang dimiliki manusia dapat diatasi melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan. Proses alih teknologi dan negara maju ke negara berkembang hanya dapat terjadi melalui proses pendidikan dan pelatihan ini yang antara lain dapat dilakukan dengan cara:

Mengikuti pendidikan formal

Pendidikan formal menyediakan layanan pendidikan dan jenjang pendidikan dasar sampai ke jenjang pendidikan tinggi. Untuk meningkatkan profesionalitas dapat ditempuh dengan mengikuti pendidikan lanjutan. Bagi yang telah meraih gelar sarjana S1 bisa melanjutan ke jenjang pasca sarjana untuk meraih gelar sarjana S2 bahkan S3.

Mengikuti kursus-kursus formal

Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka penguasaan keterampilan selalu mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Dengan memiliki banyak keterampilan, maka akan memiliki banyak peluang dalam era globalisasi ini.

Mengikuti program magang

Menimba pengalaman langsung di dunia kerja bagi para siswa atau calon tenaga kerja dapat dilakukan dengan mengikuti magang bekerja di suatu instansi/perusahaan sesuai dengan bidang yang ditekuninya.
Melalui magang mi akan diperoleh pengalaman praktis berkaitan dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah dipelajari. Pengalaman merupakan salah satu faktor yang menentukan tingkat profesionalitas seseorang.

Mengelola dan Mendayagunakan Sumber Modal dengan Tepat Guna

Modal merupakan bentuk sumber daya yang sangat menentukan dalam proses produksi. Modal dapat berupa uang maupun sarana, mesin-mesin produksi. Namun, jika pengelolaannya tidak tepat, modal akan habis percuma. Kebangkrutan suatu usaha merupakan salah satu contoh konkret ketidakmampuan mengelola sumber daya modal yang ada.

Baca Juga :

Baca Juga :  Pengertian Laut : Definisi. Jenis, Macam, Fungsi dan Manfaatnya Lengkap